Berita

Ilustrasi

Politik

RUU Cipta Kerja Bakal Datangkan Investasi Dengan Utamakan Perlindungan Pekerja

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2020 | 23:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja di DPR RI telah memasuki babak akhir. Setelah melalui berbagai penyempurnaan, regulasi sapu jagat ini diyakini akan menghandirkan perlindungan lebih bagi para pekerja.

Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Haiyani Rumondang mengatakan, penyempurnaan terhadap draf RUU Cipta Kerja dilakukan pemerintah bersama dengan tim tripartit yang terdiri atas unsur pengusaha dan serikat buruh.

"Secara garis besar, RUU Cipta Kerja yang kami usulkan dalam penyempurnaannya akan memberikan tambahan perlindungan bagi para pekerja," kata Haiyani dalam keterangannya, Minggu (27/9).


Tidak hanya memprioritaskan perlindungan bagi pekerja atau buruh, Haiyani mengatakan, penyempurnaan RUU Cipta Kerja juga akan memberikan rasa aman bagi investor.

"Investasi hadir tetap memperhatikan perlindungan pekerja," ujarnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Haiyani, pasal-pasal yang  mengatur perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), pengupahan, alih daya (outsourcing), waktu kerja dan waktu istirahat, serta penggunaan tenaga kerja asing dalam RUU Cipta Kerja juga telah diatur dengan cermat.

Oleh karena itu, Haiyani berharap RUU Cipta Kerja akan melindungi para pekerja dan calon angkatan kerja.

"Kami berharap bahwa akan ada jaminan perlindungan terhadap tenaga kerja termasuk jaminan kepada angkatan kerja yang nantinya masuk di pasar kerja," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya