Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jurus Agar Perusahaan Pembiayaan Bisa Bertahan Di Era Pandemi

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2020 | 14:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Manajemen arus kas perusahaan selama masa pandemi menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapi perusahaan pembiayaan.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi Wiratno mengingatkan bahwa selama masa pandemi Covid-19, perusahaan pembiayaan harus menjalankan jurus-jurus tambahan dengan kondisi perekonomian yang semakin menantang.

“Bagaimana menjaga cash flow dan collection harus baik agar perusahaan bisa terus berjalan. Walaupun buying power saat ini juga menurun, tapi tetap harus ada booking yang bagus agar cash flow perusahaan ini tetap baik,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (27/9).


Suwandi mengatakan bahwa pemerintah memang telah mengeluarkan kebijakan restrukturisasi kredit bagi perbankan dan perusahaan pembiayaan. Tapi, sambungnya, perusahaan harus tetap membuat langkah inovatif pembiayaan dengan mengembangkan kapasitas finansial.

“Termasuk peningkatan parameter manajemen risiko,” ujarnya.

Sejurus itu, Presiden Direktur Akulaku Finance Indonesia Efrinal Sinaga memastikan perusahaannya telah melaksanakan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam melaksanakan kebijakan restrukturisasi.

Sebanyak 13.876 debitur dengan total pinjaman Rp 47,3 miliar telah direstrukturisasi. Adapun total nasabah yang mengajukan keringanan mencapai 36.478 orang.

Dalam menghadapi tantangan pandemi, Akulaku juga telah meningkatkan risk management melalui peningkatan parameter mitigasi manajemen risiko. Selain itu juga memperkuat kompetensi karyawan agar lebih paham peraturan industri pembiayaan dan perlindungan konsumen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya