Berita

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin/Net

Politik

Azis Syamsuddin: TPS Keliling Tidak Mungkin Diterapkan Di Wilayah Luar Jawa

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2020 | 17:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta untuk mengkaji kembali wacana pemungutan suara melalui penyediaan TPS (Tempat Pemungutan Suara) keliling.

Hal ini lantaran akan tidak memungkinkan jika melihat pada aspek geografis Indonesia.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/9).


"Bagaimana untuk di Indonesia Timur dan Indonesia Tengah seperti Papua dan NTT, NTB dan Sulawesi. Tentu memiliki wilayah kepulauan dan pegunungan, pastinya jalur  yang ditempuh cukup sulit dan memakan waktu berhari hari," Kata Azis Syamsuddin.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini, pemungutan suara keliling diyakini akan memakan biaya yang cukup besar dan rentan akan terjadinya kecurangan.

"Bagaimana kita dapat mengawasi secara pemilihan secara keliling. Hal ini sangat memungkinkan terjadinya kecurangan nantinya," demikian Azis Syamsuddin.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan, pada gelaran Pilkada 9 Desember 2020 nanti, untuk kelompok pemilih rentan akan diberi prioritas mendapat keamanan dari bahaya penularan Covid-19.

Salah satu rencana yang akan dilakukan dengan membuat tempat pemilihan suara (TPS) keliling.

"Akan ada juga pertimbangan pengaturan pemungutan suara yang lebih ketat terhadap kelompok yang rentan. Mungkin nanti akan ada juga TPS keliling dan sebagainya," kata Mahfud dalam rapat yang disiarkan YouTube Kemenko Polhukam, Selasa (22/9) saat rapat koordinasi persiapan Pilkada 2020 bersama para sekjen partai politik secara virtual.

Turut hadir secara virtual dalam rapat tersebut antara lain Ketua Bawaslu Abhan, Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto, dan Plh Ketua KPU Ilham Saputra.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya