Berita

Jiwasraya/Net

Politik

Pimpinan MPR Ingin Dana Penyelamatan Jiwasraya Rp 20 T Diawasi Ketat

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2020 | 14:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penyertaan modal negara (PMN) pada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) untuk menyelesaikan masalah PT Asuransi Jiwasraya sebesar Rp 20 triliun harus diawasi dengan ketat.

Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid tidak ingin ada satu rupiah pun yang diselewengkan dari gelontoran dana dari Menteri Keuangan Sri Mulyani itu. Apalagi, kasus Jiwasraya masih dalam proses pengusutan oleh pihak kejaksaan. 

“Ini kan masih dalam proses pengusutan ya, yang jelas PMN itu menggunakan dana APBN. Tidak boleh satu rupiah pun dana APBN diselewengkan, disalahgunakan,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/9).


Politisi PKB ini menegaskan, jika dana PMN tersebut diselewengkan, maka kejaksaan dan aparat penegak hukum wajib langsung turun tangan. Termasuk menyeret pihak yang bertanggung jawab atas operasional PMN ini.

Terlepas dari itu, Jazilul mengajak anggota parlemen sebagai dewan pengawas kinerja pemerintah untuk turut serta mengawasi dengan ketat dana puluhan triliun untuk Jiwasraya tersebut.

“Bukan hanya diawasi, jika ada indikasi diselewengkan harus diusut, siapa pelakunya, apa indikasinya, siapa yang diuntungkan kalau negara mengalami kerugian,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya