Berita

Anjing pelacak sedang dilatih untuk mendeteksi virus corona dari sampel penumpang yang tiba di bandara Helsinki/Net

Dunia

Finlandia Berdayakan Anjing Pelacak Di Bandara Untuk Pengujian Virus Terhadap Orang Yang Baru Datang

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2020 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Finlandia akan melakukan proyek percontohan untuk menemukan cara inovatif dalam mendeteksi apakah seseorang yang baru datang ke negara itu terpapar virus corona. Maka, sejumlah anjing pelacak virus yang sudah terlatih akan dikerahkan ke bandara internasional utama Finlandia.

Wahington Post melaporkan pada Rabu (23/9) bahwa empat anjing siap untuk mulai bekerja, sementara 12 lainnya baru saja selesai masa pelatihan, dan  enam lagi akan dilatih untuk tugasnya itu. Pengasuh anjing-anjing itu berharap indra penciuman hewan-hewan itu yang tajam dapat mendeteksi virus corona hanya dalam 10 detik, dibandingkan harus menunggu hasil pengujian laboratorium.

Awal tahun ini, para peneliti di Universitas Helsinki menemukan tanda-tanda bahwa anjing dapat mendeteksi virus dari keringat pasien. Skema bandara Helsinki akan menjadi uji coba skala besar pertama yang menyelidiki apakah metode tersebut dapat efektif dalam praktiknya.


Dalam praktiknya nanti, anjing pelacak tidak akan berjalan naik turun antrian penumpang di gerbang kedatangan. Sebaliknya, penumpang akan diminta untuk memberikan sampel keringat mereka dari swab di leher mereka, lalu menyerahkannya melalui lubang di dinding. Penumpang yang ikut serta juga akan diminta untuk mengikuti tes PCR standar untuk memeriksa keakuratannya.

Anna Hielm-Björkman, seorang peneliti di Universitas Helsinki, mengatakan kepada Washington Post bahwa jika metode tersebut efektif, anjing dapat ditempatkan di tempat lain, termasuk ke rumah perawatan dan sekolah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya