Berita

Jet curian yang jatuh hancur berkeping-keping di ladang jagung Guatemala/Net

Dunia

Jet Curian Pengangkut Paket Kokain Jatuh Di ladang Jagung Guatemala, Dua Penumpang Tewas

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2020 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasukan tentara Guatemala melaporkan sebuah jet Hawker 800 yang dilaporkan dicuri dari Bandara Cuernavaca, Morelos, jatuh di ladang jagung Guatemala ketika mencoba mendarat di landasan pacu klandestin pada Selasa (22/9) malam waktu setempat.

Pejabat terkait mengatakan, di dalam bangkai pesawat yang hangus di Santa Marta Salinas itu ditemukan sejumlah paket kokain, ponsel dan senjata api. Selain itu ditemukan pula dua mayat yang mengemudikan pesawat tersebut. Saat ini kebangsaan kedua orang tersebut tengah menunggu konfirmasi.

Pesawat itu disebut lepas landas dari Bandara Internasional Mariano Matamoros pada Selasa pagi waktu setempat tanpa izin atau mengajukan rencana penerbangan, mengutip Mexico Daily, Kamis (24/9).


Pejabat di Morelos mengatakan tiga pria yang mengenakan seragam pilot komersial melewati keamanan sekitar pukul 8:20 pagi dan memasuki hanggar di Cuernavaca di mana mereka mengisi bahan bakar jet pribadi, membayar dengan kartu kredit, dan satu dari ketiga orang itu kemudian pergi.

Dua pria lainnya mematikan radio pesawat dan lepas landas, dan hampir menabrak pesawat lain dalam prosesnya.

"Pesawat itu mendarat pada pukul 4 sore di bandara internasional di Zulia, Venezuela, sebelum lepas landas lagi pada pukul 17:50 dan menuju utara dengan membawa sejumlah kokain," kata pejabat Guatemala.

Otoritas militer Guatemala melacak rute pesawat dan pasukan militer di berbagai bagian negara disiagakan.

Radar menunjukkan pesawat memasuki wilayah udara Guatemala pada pukul 8 malam. Pesawat itu mencapai landasan yang dimaksudkan sekitar 30 menit kemudian di mana pesawat itu jatuh.

Pada bulan Juli, sebuah pesawat yang melakukan perjalanan dari Venezuela yang membawa 390 kilogram kokain senilai 1.09 juta peso atau setara dengan 4,89 juta dolar AS jatuh di jalan raya Quintana Roo. Pengemudi pesawat kemudian melarikan diri ke hutan terdekat.

Menurut data resmi, sejauh ini pasukan keamanan Guatemala telah menemukan 26 pesawat yang digunakan dalam perdagangan narkoba di daerah pedesaan di utara dan selatan negara itu. 

Pada 2019, Guatemala menyita 54 pesawat karena dicurigai digunakan untuk mengangkut narkoba.

Kartel internasional menggunakan Guatemala dan seluruh Amerika Tengah untuk memperdagangkan pengiriman narkoba menuju utara. Menurut Amerika Serikat, 90 persen kokain yang diselundupkan ke negara itu datang dengan pesawat, kapal, dan kapal selam dari Meksiko dan Amerika Tengah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya