Berita

PT Pegadaian (Persero)/Net

Nusantara

Batik Pacitan Dan Anyaman Karya UKM Jadi Solusi Pegadaian Bagi Ekonomi Masyarakat Di Masa Pandemi

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 | 20:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Pegadaian (Persero) berkeinginan kuat agar keberadaannya membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat terutama dalam menghadapi krisis pandemi Covid-19.

Pendekatan Pegadaian kepada masyarakat dalam kapasitas sebagai lembaga keuangan yang bertujuan mencegah praktek rentenir dan pinjaman yang tidak wajar, serta berperan dalam mendukung program pembangunan ekonomi nasional.

Terinspirasi dari keberadaan Pegadaian sebagai solusi bagi seluruh lapisan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai kolaborasi, transparansi, dan kepercayaan itu, perancang busana ternama, Samuel Wattimena mengkreasikan motif dan desain yang sesuai dengan karakter lembaga keuangan tersebut.


Karya Samuel Wattimena yang identik dengan busana etnik Indonesia itu dilibatkan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) membuat customized design khas Pegadaian untuk diaplikasikan pada tas-tas belanja ramah lingkungan dan masker wajah pelindung kesehatan selama menjalani kebiasaan hidup baru di tengah pandemi Covid-19.

Karya tersebut mengkolaborasikan batik Pacitan sebagai dasar motif dan produk anyaman karya UKM, Du Anyam asal Flores, NTT.

Sammy, panggilan akrab Samuel, menciptakan kombinasi tas belanja kekinian. Kain batik Pacitan bermotif pace dengan warna alam yang dililit pada pegangan tas anyaman yang berasal dari tumbuhan purun tikus itu sangat modis saat dibawa berpergian.

Keterlibatan UKM Du Anyam ini memang sejalan dengan ide Dekranas yang ingin membantu sektor UKM di bidang kerajinan yang terguncang karena pandemi Covid-19.

Dengan menunjuk UKM untuk memproduksi hasil rancangan desainer-desainer Indonesia, maka ini akan menjadi langkah strategis, cepat, dan kongkrit agar bisnis di sektor usaha kecil dan menengah kembali bangkit.

"Jika diamati, desain-desain yang diambil dari kekayaan budaya Indonesia memiliki pesan memngenai gotong royong, kolaborasi, keterbukaan, dan kepercayaan," ujar Ketua Bidang Pendanaan Dekranas, Elizabeth Thohir dalam keterangannya, Selasa (22/9).

"Salah satu contohnya desain dan produk hasil rancangan Samuel Wattimena untuk Pegadaian. Ini bukti bahwa budaya bisa menjadi inspirasi untuk menyemangati kita semua untuk bisa menjalani hidup dengan kenormalan baru dan bersama mengatasi pandemi Covid-19," imbuhnya menjelaskan.

Du Anyam sendiri merupakan UKM yang beranggotakan perempuan-perempuan berbakat di Flores, Nusa Tenggara Timur. Dengan produk yang sudah mampu bersaing secara global, UKM ini punya tujuan memberdayakan wanita untuk mempromosikan budaya Indonesia, dan meningkatkan kualitas kesehatan wanita khususnya di daerah yang masih tertinggal.

Selain dengan Pegadaian, Dekranas juga mengkolaborasikan sejumlah desainer ternama dengan perusahaan BUMN lainnya, seperti Pertamina, PT Telkom, Bank BNI, dan Bank Mandiri untuk misi membantu sektor UKM bangkit di tengah pandemi Covid-19.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya