Berita

Budiman Sudjatmiko/Net

Politik

Indonesia Diprediksi Resesi, Budiman Sudjatmiko: Untung Sudah Ada Dana Desa

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 | 17:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perekonomian Indonesia tengah bergerak melandai. Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani memprediksi pada kuartal ke-III ini, perekonomian Indonesia akan kembali merosot atau resesi.

Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia, Budiman Sudjatmiko menyampaikan, untuk dapat memulihkan perekonomian Indonesia, pemerintah harus fokus pada pengembangan dana desa.

“Untung ada dana desa. Masyarakat mendapatkan sekian juta dari APBN, untung sudah letakkan dasar itu. Meskipun belum cukup, tapi rata-rata Rp 70 triliun pertahun,” ujar Budiman dalam acara virtual Ngobrol Bareng Bang Ruslan dengan tajuk "Tantangan Ekonomi dan Inovasi di Masa Pandemi", Selasa (22/9).


Menurutnya, daripada diberikan kepada setiap kelurahan yang bisa berpotensi adanya penyelewenangan. Sebaiknya, pemerintah menaikkan dana desa. Sebab, yang mengetahui kebutuhan desa, masyarakat itu sendiri.

“Dana desa dinaikkan. Ini penting bisa selamatkan ekonomi Kndonesia. Kelurahan kota masih kurang. Pemerintah harus pastikan masyakat berdana dulu. Bertahan dengan ada uang cash. Saat pandemi, ekonomi nggak bisa berjalan tanpa ada uang tunai,” jelasnya.

Untuk diketahui, pemerintah mengalokasikan dana desa senilai Rp 72 triliun untuk 2021, naik 1,1 persen dibanding tahun ini yang senilai Rp 71,2 triliun.

Menteri Desa, Pembangunan Derah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menegaskan, prioritas penggunaan dana desa 2021 akan fokus pada pencapaian sustainable development goals (SDGs).

Hal itu diatur dalam Permen Desa PDDT 13/2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021.

Dalam Permen Desa PDDT 13/2020, dinyatakan dana desa 2021 dapat dipakai untuk tiga prioritas. Yakni pertama untuk pemulihan ekonomi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya