Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu/Net

Politik

Said Didu Ikut Azyumardi Azra Pilih Golput Saat Pilkada Serentak

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 | 07:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tidak memilih dalam ajang Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar 9 Desember mendatang menjadi pilihan yang akan dilakukan cendekiawan muslim, Azyumardi Azra.

Lewat akun Twitternya, mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu memilih golput sebagai bentuk solidaritas bagi mereka yang meninggal dunia karena virus corona atau Covid-19.

"Saya golput Pilkada 9 Des 2020 sebagai ungkapan solidaritas kemanusiaan bagi mereka yang wafat disebabkan wabah korona atau terinfeksi Covid-19," katanya, Senin (21/9).


Menurutnya, pelaksanaan pilkada di tengah pandemi berbahaya bagi keselamatan pemilih. Apalagi ini sebaran wabah terus meningkat dan dikhawatirkan pilkada menjadi klaster baru corona.

"Pilkada di masa pandemi (dan kasus Covid-19) yang terus meningkat sekarang tanpa ada tanda pelandaian juga sangat membahayakan kesehatan pemilih," sambungnya.

Aksi serupa juga ternyata akan diikuti oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu. Sambil mengicau ulang pemberitaan mengenai sikap Azyumardi, Said Didu menyatakan sikapnya.

“Saya juga pilih golput,” tegasnya, Selasa (22/9).

Sementara itu, pemerintah melalui Jurubicara Presiden, Fadjroel Rachman menyatakan bahwa pemungutan suara pilkada di 270 daerah akan tetap dilaksanakan serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

Pilkada tidak bisa ditunda hingga pandemi berakhir. Lantaran pemerintah tidak bisa memastikan kapan pandemi Covid-19 selesai di Indonesia dan dunia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya