Berita

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat bersama Presiden Joko Widodo/Net

Politik

300 Boks Benur Disita Di Bandara Soetta, Susi Pudjiastuti: Masih Adakah Kewarasan Akal Kita

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2020 | 08:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merasa miris dengan kasus penyelundupan benih lobster (benur) ilegal di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Dalam kasus ini, petugas Bea dan Cukai melakukan penahanan terhadap ratusan boks paket kiriman berisi benih lobster pada Selasa (15/9) malam. Sebanyak 300 boks berisi benih lobster itu sedianya akan diekspor ke Vietman menggunakan pesawat Cathay Pacific CX798.

“Betapa besar nilai SDA yang seharusnya menjadi milik masa depan bangsa ini/para nelayan dan juga future value ekonomi bangsa yang diambil untuk diberikan kepada ekonomi bangsa lain,” ujar Susi Pudjiastuti dalam akun Twitter pribadinya, Jumat (18/9).


Berdasarkan perkiraannya, 300 box itu minimal terdapat 5 hingga 6 juta ekor bibir. Artinya, jika nanti besar, lobster itu akan menjadi ribuan ton dengan nilai yang sangat mahal.

“Masih adakah kewarasan akal, kesehatan pikir, rasa welas asih kita manusia,” kesalnya.

Susi semakin kesal lantaran kini lobster besar tidak ada yang bisa dipanen. Begitu juga ikan, karena kapal-kapal besar ramai memenuhi laut setiap malam.

“Pancing, jating ikan tidak dapat apa-apa lagi, cahaya terang telah menjauhkan ikan-ikan dari nelayan,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya