Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria/Net

Nusantara

Wagub Ariza: Pemprov DKI Tidak Pernah Sebut PSBB Total, Itu Persepsi Media

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 | 08:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan rem darurat yang diambil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar sempat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ini terjadi karena ada  kesalahpahaman. 

Salah satunya mengenai penyebutan PSBB total. Padahal, kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Pemprov DKI Jakarta tidak pernah menyebut istilah tersebut.

"Perlu diketahui sejak awal kita tidak pernah menyebut ada PSBB total, itu persepsi dari publik atau media, ketika kami akan menarik rem darurat,"  jelasnya saat menjadi narasumber dalam acara Mata Najwa, Rabu malam (16/9). 


Pria yang karib disapa Ariza itu pun membeberkan bahwa rem darurat yang dimaksud sesungguhnya adalah pengetatan secara bertahap. 
 
Sebab dalam PSBB kali ini berbeda dari yang sebelumnya karena masih mengizinkan 11 sektor esensial tetap beroperasi dengan kapasitas 50 persen dan kapasitas di luar itu beroperasi 25 persen. 

"Jadi ada pendapat publik seolah-olah kami ingin memberlakukan PSBB total. Padahal bukan PSBB total tapi PSBB yang diperketat," tegas Ariza

Gubernur Anies Baswedan memutuskan menghentikan PSBB transisi dengan mengembalikan kebijakan PSBB total mulai Senin, 14 September 2020.

Indikator Anies menghentikan masa transisi adalah jumlah kematian dan tingkat keterisian rumah sakit rujukan yang meningkat tajam.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya