Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Nusantara

Anies Baswedan: Kerumunan Tidak Boleh Lebih Dari Lima Orang!

MINGGU, 13 SEPTEMBER 2020 | 20:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ada lima faktor yang menjadi fokus utama dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kali ini. Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat melakukan konferensi pers di Balaikota Jakarta, Minggu (13/9).

Lima faktor tersebut di antaranya pembatasan sosial, pengendalian mobilitas, pelaksanaan isolasi yang terkendali, pemenuhan kebutuhan pokok dan penegakan sanksi.

Untuk itu, Anies mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah selama PSBB diberlakukan, kecuali jika ada kebutuhan yang mendesak.


"Terkait dengan kegiatan di luar ada ketentuan yang tadi belum saya sebutkan bahwa ada pembatasan kerumunan tidak boleh lebih dari 5 orang," ujar Anies Baswedan.

Anies meminta semua warga Jakarta menyadari bahwa PSBB ini merupakan bagian dari usaha bersama untuk mengurangi potensi penularan Covid-19.

"Sudah lebih dari 1.300 orang di Jakarta yang wafat karena Covid, kami tidak ingin lebih banyak lagi, kami ingin menjaga keselamatan, kami ingin semua bisa melewati masa pandemi ini," imbuh Anies.

Seperti diketahui, pengetatan PSBB akan diberlakukan selama dua pekan ke depan mulai 14 hingga 27 September 2020.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya