Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Ridwan Kamil Dukung Anies, Tapi Bukan Berarti Ikut PSBB Total

MINGGU, 13 SEPTEMBER 2020 | 14:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah wilayah di Jawa Barat akan menyesuaikan kebijakan yang diterapkan di DKI Jakarta dalam penanganan pandemi Covid-19, termasuk soal rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total. Namun demikian, penyesuaian yang dimaksud bukan berarti akan ikut menerapkan PSBB total.

“Apa pun yang diputuskan DKI Jakarta, Jawa Barat di zona Bodebek ini akan menyesuaikan. Tapi definisi menyesuaikan itu bukan berarti jawabannya pengetatan PSBB juga, karena di Jabar selama ini sudah melakukan yang namanya pembatasan sosial berskala mikro dan itu efektif,” kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/9).

“Jadi, kami menunggu saja finalisasi keputusan di Jakarta. Lalu saya akan menyesuaikan dengan cepat dan akan dirapatkan dengan walikota atau bupati di Bodebek. Kami memang harus koordinasi betul-betul, jangan sampai melakukan kebijakan, baru kita berkoordinasi,” ujarnya.


Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil juga menekankan pentingnya melihat pandemi Covid-19 dari sisi kemanusiaan dan juga kajian ilmiah untuk mengutamakan nilai tolong-menolong, toleransi, saling memahami, juga saling mendoakan.

Untuk itu, pihaknya siap membantu DKI dalam hal ketersediaan ruang isolasi rumah sakit. Hingga 11 September 2020, tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar sekitar 44,33 persen dan dinilai aman karena di bawah standar organisasi kesehatan dunia (WHO) yang menetapkan tingkat keterisian rumah sakit harus di bawah 60 persen.

“Karena selalu saya sampaikan, kita ini harus memperbanyak kolaborasi, kurangi kata kompetisi, karena kita sama-sama NKRI,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya