Berita

Ilustrasi

Nusantara

Lewat Doa Bersama, IDI Beri Dukungan Untuk Para Dokter Yang Berjuang Tangani Corona

SENIN, 07 SEPTEMBER 2020 | 01:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Duka mendalam menyelimuti Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Tercatat sebanyak 100 dokter lebih di tanah air meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona baru atau Covid-19

Kondisi ini pun mengundang keprihatinan dan duka yang mendalam dari banyak pihak. Ketua Umum PB IDI Daeng M. Faqih amat prihatin atas gugurnya rekan-rekan seperjuangannya tersebut.

“Mudah-mudahan kematian dokter saat menangani Covid-19 mengilhami dan menjadi teladan termasuk bagi petugas kesehatan untuk terus berkomitmen yang kuat, bersemangat, berdiri tegak untuk mengabdi kepada kemanusiaan,"
ujar Daeng Faqih dalam keterangannya, Minggu (6/9).

ujar Daeng Faqih dalam keterangannya, Minggu (6/9).

Untuk mengenang para dokter yang gugur tersebut, pada Rabu lalu (2/9), IDI menggelar doa bersama yang dipimpin oleh pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Abdul Hakim Mahfudz dan diikuti ribuan masyarakat Indonesia, yang tersambung langsung melalui kanal Youtube serta ruang digital Zoom.

Daeng berharap, dengan doa bersama ini dapat memberikan ketahanan mental kepada para dokter dan tenaga kesehatan (nakes) yang masih berjuang menghadapi pasien Covid-19 serta mendoakan atas perlindungan terhadap mereka dan keselamatan rakyat Indonesia di tengah pandemi.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy turut menyampaikan duka yang sangat mendalam kepada para dokter dan nakes yang wafat dalam menyelamatkan pasien dari wabah Covid-19.

Ia mengatakan, pemerintah berusaha keras untuk membantu dan mendukung para dokter dan tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19.

Selain itu, menurutnya, dokter adalah kelompok rentan karena berada di garis depan, sehingga membutuhkan dukungan untuk membangun rasa aman dan menjamin keselamatan dalam bertugas. Sebab, tenaga medis adalah garda terdepan atau queen of battle.

"Mereka tidak bisa ditinggal sendirian. Kebutuhan perlu dipenuhi agar mereka dapat melakukan tugas-tugasnya dengan baik,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya