Berita

Anna Hakobyan mengikuti pelatihan militer/Net

Dunia

Istri PM Armenia Ikut Pelatihan Militer Di Wilayah Yang Disengketakan

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2020 | 15:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penampilan istimewa terlihat pada akhir Agustus lalu di mana istri perdana menteri Armenia secara pribadi berpartisipasi dalam pelatihan militer yang diadakan di Karabakh Atas, Armenia.

Hanya beberapa minggu setelah eskalasi ketegangan yang mematikan antara dua tetangga di Kaukasus selatan, Anna Hakobyan mengambil bagian dalam kamp pelatihan militer selama seminggu, mulai dari 25 Agustus,  dan melibatkan 15 wanita Armenia dari berbagai usia dan profesi, seperti dikutip dari Armenpress, Jumat (4/9).

Dalam pelatihan yang disebut kesiapsiagaan tempur itu, Hakobyan dan perempuan lainnya benar-benar tenggelam dalam kehidupan militer. Mereka mengenakan seragam, ditempatkan di unit perempuan, ikut menjalani pelatihan profesional, fisik, kesiapan tempur, dan pertolongan pertama.


Dalam upaya menanamkan keterampilan militer pada perempuan, pelatihan tersebut juga mencakup demonstrasi penggunaan dan mekanisme peralatan militer, termasuk senapan, serta tes menembak.

Hakobyan, bersama dengan peserta lainnya, juga mengunjungi Karabakh Atas, atau yang lebih dikenal sebagai Nagorno-Karabakh.

Pelatihan yang diikuti oleh Hakobyan secara militer bersenjata ini dinilai sebagai bagian dari kampanye Perempuan Untuk Perdamaian yang diusung oleh Hakobyan.

Dalam akun media sosialnya, Hakobyan menulis, ia tengah mengupayakan Kampanye Women For Peace yang bertujuan, 'menyatukan wanita melawan perang, menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi para pemimpin negara yang berkonflik untuk mencari solusi atas konflik di meja perundingan'.

Hakobyan dalam pernyataannya mengatakan bahwa 'perang harus selalu dihindari, selalu ada alternatif'.

Satu hal yang dianggap bertolak belakang dengan bentrokan yang kerap terjadi antara tentara Armenia dan Azerbaijan.

Tentara Armenia melanggar gencatan senjata pada 12 Juli dan menyerang posisi perbatasan Azerbaijan di distrik Tovuz barat laut dengan tembakan artileri. Sedikitnya 12 tentara Azerbaijan, termasuk perwira tinggi, menjadi martir dan empat tentara terluka dalam serangan lintas batas oleh pasukan Armenia.

Azerbaijan menyalahkan Armenia atas tindakan provokatif. Ankara mendukung Baku, dan memperingatkan Yerevan bahwa mereka tidak akan ragu untuk melawan segala jenis serangan terhadap tetangganya di timur.

Selama puluhan tahun Karabakh Atas atau Nagorno-Karabakh menjadi rebutan Armenia dan Azerbaijan. Sejak 1991 Nagorno-Karabakh telah diakusi oleh agresi militer Armenia sebagai wilayah Armenia, hal yang menurut Azerbaijan bertentangan dengan hukum internasional.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya