Berita

Sampan Patroli Perbatasan membawa sekelompok migran, yang diyakini telah dijemput dari perahu di Channel, ke pelabuhan di pelabuhan Dover di Inggris pada 9 Agustus 2020/Net

Dunia

Kecewa Atas Tanggapan Pemerintahan Boris Johnson Mantan Striker Inggris Gary Lineker Siap Tampung Pengungsi Di Rumahnya

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2020 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan striker Inggris, Gary Lineker, telah menyatakan kesiapannya untuk menampung pengungsi di rumahnya setelah mengkritik tanggapan pemerintah Inggris terhadap para migran yang melintasi Selat Inggris.
Lineker yang pernah mencapai prestasi sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 1986, baru-baru ini mengecam pendekatan pemerintah terhadap pengungsi dengan mengatakan hal itu sebagai sikap tidak berperasaan dan jauh dari empati.

Mantan bintang Tottenham dan Barcelona yang saat ini bekerja sebagai pembawa acara pertandingan utama Liga Inggris BBC 'Match of the Day', tengah bersiap untuk menyambut pengungsi di rumahnya.

Pria 59 tahun itu mengatakan kepada Daily Mirror bahwa badan amal Refugees at Home akan menilai rumahnya untuk melihat apakah itu cocok untuk calon tamunya.

Pria 59 tahun itu mengatakan kepada Daily Mirror bahwa badan amal Refugees at Home akan menilai rumahnya untuk melihat apakah itu cocok untuk calon tamunya.

"Saya memiliki begitu banyak hubungan dengan pengungsi selama beberapa tahun terakhir," kata Lineker, seperti dikutip dari AFP, Kamis (3/9).

"Saya telah bertemu banyak pengungsi muda melalui skema sepak bola dan mereka adalah anak-anak yang benar-benar baik dan mereka menghargai bantuan yang bisa mereka dapatkan," tambahnya.

Lineker mengatakan bahwa dirinya sangat yakin dengan keputusannya itu, ia bahkan mengaku telah memikirkan hal tersebut sejak lama.

"Saya yakin itu akan baik-baik saja. Saya telah berpikir untuk melakukan hal seperti itu selama beberapa waktu," katanya.

"Anak-anak saya sudah dewasa jadi saya punya banyak ruang. Jadi jika saya bisa membantu sementara, maka saya akan sangat senang melakukannya. Mengapa tidak?"

Sebanyak 409 orang pengungsi mencapai Inggris setelah melintasi Selat pada hari Rabu (2/9). Menjadikannya hari penyeberangan dengan rekor tertinggi dalam sehari.

Badan pengungsi Refugees at Home mengaku senang karena telah mendapat banyak tanggapan positif dari orang-orang yang bersedia menampung para pengungsi.

"Kami sangat berterima kasih atas semua tawaran tuan rumah yang kami terima, dan lebih senang lagi ketika para publik figur mendaftar untuk menjadi tuan rumah."

Pemerintah Inggris telah menerima kecaman luas atas penanganan krisis pengungsi, terlebih saat PM Boris Johnson mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Prancis untuk menggagalkan upaya para pengungsi melewati selat.

Kementerian Pertahanan baru-baru ini juga telah mengonfirmasi bahwa pesawat tak berawak Angkatan Darat Inggris yang digunakan di zona perang akan terbang di atas Selat Inggris untuk memantau kapal yang menyeberang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya