Berita

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian/Net

Politik

Mendagri Tito: Paslon Jangan Bawa Pendukung Arak-arakan Saat Daftar Di KPU

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2020 | 02:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bakal pasangan calon (Paslon) peserta Pilkada 2020 diminta memahami setiap peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), terutama yang berkaitan dengan protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian jelang dibukanya masa pendaftaran calon kepala daerah untuk Pilkada 2020 yang akan diselenggarakan di tengah pandemik Covid-19.

"Pilkada ini harus kita jadikan momentum emas untuk bergerak maksimal menghadapi pandemik untuk menggerakkan mesin-mesin daerah," kata Mendagri pada saat pembukaan Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah secara Nasional (Rakorwasdanas) 2020 di Jakarta, Kamis, (3/9).


Sebanyak 270 daerah, yang terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota akan menyelenggarakan Pilkada pada 9 Desember mendatang. Para bakal paslon akan memperoleh kesempatan mendaftarkan diri mulai tanggal 4 September hingga 6 September mendatang.

"Pasangan calon agar tidak mengajak massa pendukung dalam jumlah besar, tidak menciptakan kerumunan atau arak-arakan massa," kata Menteri Tito Karnavian.

Setiap paslon, kata Tito, cukup didampingi tim kecil yang menyiapkan dokumen administrasi pendaftaran. Untuk kebutuhan publikasi, mantan Kapolri itu menyarankan menggunakan media komunikasi virtual.

"Sehingga tidak perlu tatap muka yang berpotensi menjadi kluster baru penularan Covid-19," lanjutnya.

Tak hanya itu, ia meminta para paslon memiliki peran konkret dalam penanganan Pandemik Covid-19 dalam partisipasi mereka sebagai peserta Pilkada.  Dalam setiap kampanye, Tito berharap Paslon memberikan edukasi positif tentang pencegahan pandemik Covid-19 serta turut mendorong masyarakat mematuhi protokol kesehatan yang digariskan oleh pemerintah.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya