Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Karena Terlalu Berisik Pria AS Yang Sedang Sakit Kepala Tembak Mati Istri Dan Dua Anaknya

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 | 11:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sadis, mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan pengakuan seorang pria asal Dallas Amerika Serikat yang mengaku menembak mati istri dan dua anaknya di rumah mereka sendiri hanya karena ketiganya dianggap terlalu berisik.

James Webb demikian nama pria tersebut, ia mengaku melakukan pembunuhan tersebut karena anak istrinya terlalu berisik padahal saat itu dia sedang mengalami sakit kepala.

Webb akhirnya ditangkap pada Senin (31/8) atas tuduhan pembunuhan besar-besaran setelah dia diduga menembak dan membunuh istrinya yang berusia 35 tahun, Victoria Bunton dan dua putranya yang berusia 16 dan 13 tahun. Hingga kini, nama anak-anak itu belum dirilis.


Dalam sebuah pernyataan tertulis, pria berusia 57 tahun itu mengatakan kepada detektif bahwa dia terlibat cekcok dengan istrinya sekitar pukul 10 pagi waktu setempat karena dia sakit kepala dan anak-anak terlalu berisik.

Masih menurut pernyataan tertulisnya, Webb menembak istrinya itu sebanyak dua kali sebelum kemudian menembak kedua anak laki-lakinya. Usai melakukan perbuatannya, Webb menunggu hingga satu jam sampai akhirnya menelepon 911 untuk mengaku.

“Dia merasa lelah dengan istri dan anak-anaknya yang terus berteriak dan mengatakan kepadanya bahwa tidak ada yang salah dengan dia, jadi dia menembak mereka,” kata detektif, seperti dikutip dari 9News, Rabu (2/9).

Salah seorang tetangganya yang bernama Chanel Lockhart mengenang keluarga tersebut sebagai tetangga yang baik hati dan ramah, begitupun kedua anaknya yang dia sebut sebagai remaja yang cerdas.

"Dan dia punya hati. Dia sangat manis pada semua orang,” kata Lockhart.

“Kamu tidak akan pernah berpikir bahwa suatu hari dia akan menelepon dan mengatakan dia membunuh anak-anaknya,” kenangnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya