Berita

Presiden Vladimir Putin/Net

Dunia

Janji Beri Bantuan Militer Untuk Lukashenko, Putin Balik Ingatkan Para Pengecam Agar Cari Solusi Krisis Belarus

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 09:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia berkomitmen memberikan dukungannya untuk militer Belarusia dan Presiden Alexandr Lukashenko. Pada Kamis (27/8) Presiden Vladimir Putin mendesak resolusi damai untuk kerusuhan dan demonstrasi yang meletus setelah pemilihan yang disengketakan.

Hubungan Lukashenko, orang kuat Belarusia yang berusia 65 tahun itu, dengan Putin memburuk menjelang pemungutan suara karena Minsk menolak integrasi yang lebih dekat dengan Rusia, bahkan mengklaim Moskow telah mengirim tentara bayaran melintasi perbatasan untuk mengatur kerusuhan.

Namun, setelah pembicaraan panjang antara keduanya, Putin pada hari Kamis menjanjikan dukungan militer untuk Belarusia dan mengatakan Rusia telah membentuk sekelompok petugas penegak hukum cadangan untuk dikerahkan jika situasi pasca pemungutan suara memburuk.


"Itu tidak akan digunakan, kecuali situasinya mulai tidak terkendali," janji Putin, sambil menekankan yang dimaksud kecuali itu jika terdapat elemen ekstremis yang  mulai membakar mobil, rumah dan bank, mulai merebut gedung-gedung administrasi.

Kepala NATO Jens Stoltenberg mengatakan Rusia harus menghindari krisis, terlebih Belarus adalah negara berdaulat.

Sementara itu, Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki memberikan peringatan bahwa setiap intervensi Rusia akan menjadi pelanggaran hukum internasional.

"Hak asasi rakyat Belarusia, adalah harus bebas menentukan nasib mereka sendiri," cetus Morawiecki.

Tak peduli dengan sorotan tajam semua negara terhadap niatnya untuk mendukung Belarusia, Putin pun menekankan kepada mereka untuk mendesak pihak berwenang di Minsk dan oposisi agar 'menemukan jalan keluar' dari krisis secara damai, bukan hanya memberi peringatan apalagi kecaman.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya