Berita

Junta yang dikenal sebagai Komite Nasional Penyelamatan Rakyat (CNSP), menyatakan pembebasan Keita/Net

Dunia

Junta Militer Resmi Bebaskan Ibrahim Boubacar Keita

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kabar kebebasan Ibrahim Boubacar Keita, Presiden Mali yang digulingkan, telah dikonfirmasi oleh junta militer yang kini memegang kendali atas jalannya pemerintahan negara itu.

Junta yang dikenal sebagai Komite Nasional Penyelamatan Rakyat (CNSP), mengatakan di Facebook pada Kamis (27/8), bahwa pihaknya telah menginformasikan kepada publik dan opini internasional bahwa mantan presiden Ibrahim Boubacar Keita telah dibebaskan dan saat ini berada di kediamannya.

"Presiden IBK bebas bergerak, dia di rumah," kata Juru Bicara Junta, Djibrila Maiga, seperti dikutip dari AFP, Kamis (27/8)


Pembebasan Keita telah menjadi tuntutan utama dari tetangga Mali dan organisasi internasional, termasuk Uni Afrika dan Uni Eropa.

Seorang kerabat Keita, yang meminta namanya disamarkan mengatakan mantan pemimpin berusia 75 tahun itu telah kembali pada Rabu (26/8) malam waktu setempat ke rumahnya di distrik Sebenikoro, ibu kota Bamako.

Keita, perdana menteri Boubou Cisse, dan pejabat senior lainnya ditangkap oleh pasukan pemberontak yang dipimpin oleh perwira muda yang melancarkan pemberontakan di pangkalan dekat Bamako.

Pada dini hari tanggal 19 Agustus, Keita muncul di TV nasional untuk mengumumkan pengunduran dirinya dan mengatakan dia tidak punya pilihan lain, dan ingin menghindari pertumpahan darah di negara itu.

Pekan lalu sebelum pembebasan, mantan presiden Nigeria, Goodluck Jonathan, mengepalai tim dari blok regional ECOWAS diberi akses untuk bertemu Keita dan mengatakan dia tampak dalam keadaan yang sangat baik.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya