Berita

Kartun kritik karya kartunis Yordania Emad Hajjaj/Net

Dunia

Kritik Normalisasi UEA-Israel Kartunis Terkemuka Yordania Terancam Kurungan Lima Tahun Penjara

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 06:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Normalisasi UEA-Israel mendapatkan berbagai macam reaksi, ada yang senang dengan menganggap itu sebagai awal perdamaian, namun ada pula yang mengkritiknya habis-habisan. Seperti yang dilakukan oleh seorang kartunis Yordania yang mengungkapkan kritiknya lewat gambar, namun sayang gara-gara karyanya dia harus dibekuk oleh aparat keamanan.

Adalah Emad Hajjaj, seorang kartunis terkemuka di Yordania yang ditangkap dan didakwa karena berusaha merusak hubungan Yordania dengan 'negara sahabat' setelah menerbitkan gambar yang mengkritik kesepakatan damai UEA-Israel pada Kamis (27/8).

Sebuah sumber pengadilan mengatakan kepada AFP bahwa jaksa penuntut umum Amman merujuk Hajjaj ke pengadilan keamanan negara yakni sebuah pengadilan militer, atas kartun yang dianggap menyinggung Uni Emirat Arab.


"Jaksa menuntut Hajj karena melakukan tindakan dan menerbitkan materi yang bertujuan merusak hubungan dengan negara sahabat dan merujuknya ke pengadilan keamanan negara," kata sumber itu.

Hajjaj mempublikasikan gambar tersebut pada hari Rabu di halaman Facebook-nya, selang beberapa jam kemudian dia ditangkap dan dibawa untuk diinterogasi.

Kamis (27/8) sore waktu setempat, jaksa penuntut memutuskan untuk menahan Hajj selama 14 hari menunggu penyelidikan. Jika terbukti bersalah, dia bisa menghadapi hukuman lima tahun penjara.

Kartun itu berjudul 'Israel meminta Amerika untuk tidak menjual pesawat F-35 ke Emirates'.

Gambar itu menunjukkan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed bin Zayed Al-Nahyan yang sedang memegang burung merpati dengan bendera Israel dilukis di atasnya, meludahi wajah pejabat tinggi UEA yang juga dikenal sebagai MBZ itu.

'Spit-35' terlihat ditulis dalam bahasa Arab di ludah yang menutupi pipi pemimpin UEA.

Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah laporan bahwa kesepakatan UEA bergantung pada penjualan jet tempur siluman F-35 AS ke Emirates, dengan mengatakan bahwa dia menentang langkah yang dapat mengurangi keunggulan strategis Israel di wilayah tersebut.

Hajj yang kini berusia 52 tahun adalah kartunis populer di Yordania dan di wilayah Arab.

Gambarnya telah diterbitkan di beberapa surat kabar Yordania juga di surat kabar Arab di luar negeri, dan sebagian besar berfokus pada masalah politik, ekonomi dan sosial.

Pada tahun 2017 ia bersinggungan dengan hukum setelah menerbitkan kartun yang dianggap menyinggung Gereja Ortodoks Yunani dan pada tahun 2000 ia dipecat dari surat kabar terkemuka Al-Rai di Yordania karena gambar yang kontroversial.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya