Berita

Menlu AS Mike Pompeo (tengah) disambut oleh Menlu Bahrain Khalid bin Ahmed Al Khalifa (kiri) di Bandara Internasional Bahrain di Manama, Bahrain pada tahun lalu/Net

Dunia

Bahrain Tolak Pompeo: Kerja Sama Pertahanan Yes, Soal Israel No!

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 06:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bahrain telah berkomitmen akan mendorong perdamaian bersama Palestina. Dalam sambutannya atas kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke Bahrain pada Rabu (27/8), Raja Hamad bin Isa Al-Khalifa menyatakan komitmennya untuk kedaulatan Palestina.

“Resolusi untuk konflik Israel-Palestina hanya dapat terwujud melalui solusi dua negara yang mencapai perdamaian yang adil dan komprehensif," ujar Raja Hamad, seperti yang dilaporkan layanan pers kepada Kantor Berita Bahrain.

Raja menyoroti pentingnya pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.


Pompeo tiba di Bahrain sebagai singgahannya yang ketiga dalam kunjungan resminya ke Timur Tengah. Sebelumnya, Pompeo singgah di Israel dan Sudan.

Pada Rabu, Pompeo mengadakan pertemuan tertutup dengan keluarga kerajaan Bahrain dan pejabat tinggi di Uni Emirat Arab (UEA) di tengah dorongan pemerintahan Trump agar negara-negara Arab mengakui kesepakatan normalisasi UEA-Israel.

Di ibu kota Manama dia bertemu dengan Raja Hamad yang ternyata tidak menolak ajakan Pompeo untuk membuka hubungan dengan Israel.

Raja Hamad mengatakan negaranya tetap berkomitmen pada Insiatif Damai Arab yang menuntut penarikan mundur pasukan Israel dari wilayah Palestina setelah 1967, sebagai syarat perdamaian dan normalisasi hubungan diplomasi.

"Raja menegaskan pentingnya menggiatkan upaya mengakhiri konflik Israel-Palestina sesuai solusi dua negara, menuju pembentukan negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya,” lapor kantor berita pemerintah, Bahrain News Agency.

Bahrain dengan tegas akan tetap berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam masalah keamanan dan oposisi bersama terhadap pengaruh Iran di wilayah tersebut. Namun, untuk normalisasi UEA-Israel Bahrain jelas tidak terbujuk dan tegas-tegas menolak. Itu adalah langkah yang terlalu jauh.

Sebelumnya, Sudan juga telah menolak ajakan Pompeo itu. Perdana Menteri Sudan Abdalla Hamdok pada Rabu (26/8) menyatakan pemerintah transisinya "tidak memiliki mandat" untuk membangun hubungan diplomatik baru dengan Israel.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya