Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, kanan, berjabat tangan dengan pemimpin gerakan Hamas, Ismail Haniyeh, sebelum pertemuan mereka di Istanbul/Net
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, kanan, berjabat tangan dengan pemimpin gerakan Hamas, Ismail Haniyeh, sebelum pertemuan mereka di Istanbul/Net
AS mengatakan sikap pemerintahan Recep Tayyip Erdogan itu hanya akan mengisolasi Turki dari komunitas internasional dan bisa merugikan kepentingan rakyat Palestina.
"Jangkauan berkelanjutan Presiden Erdogan terhadap organisasi teroris ini hanya berfungsi untuk mengisolasi Turki dari komunitas internasional, merugikan kepentingan rakyat Palestina, dan memotong upaya global untuk mencegah serangan teroris yang diluncurkan dari Gaza," kata pernyataan Departemen Luar Negeri, seperti dikutip dari VOA, Rabu (26/8).
Populer
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Selasa, 07 April 2026 | 11:04
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Senin, 06 April 2026 | 16:10
UPDATE
Jumat, 17 April 2026 | 03:56
Jumat, 17 April 2026 | 03:42
Jumat, 17 April 2026 | 03:21
Jumat, 17 April 2026 | 02:59
Jumat, 17 April 2026 | 02:49
Jumat, 17 April 2026 | 02:24
Jumat, 17 April 2026 | 01:59
Jumat, 17 April 2026 | 01:45
Jumat, 17 April 2026 | 01:25
Jumat, 17 April 2026 | 00:59