Berita

Senapan serbu Kalashnikov telah siap dikemas untuk dikirim ke Pasukan Angkatan Bersenjata Armenia/Net

Dunia

Perakitan Senapan Kalashnikov Buatan Armenia Selesai, Siap Dikirim Untuk Pasukan Angkatan Bersenjata

KAMIS, 27 AGUSTUS 2020 | 01:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Senapan serbu Kalashnikov yang dirakit di pabrik Neutron GAM akan dikirimkan ke Angkatan Bersenjata Armenia dalam waktu dekat, seperti yang dilaorkan Kementerian Pertahanan Armenia.

Batch pertama berisi 1000 senapan yang telah dirakit. Senapan akan dikirim ke depot Angkatan Bersenjata Armenia, dari sana senjata itu akan didistribusikan ke unit militer pada tugas tempur, seperti dikutip dari Pan Armenian, Rabu (26/8).

Senapan serbu AK-103 Kalashnikov yang dirakit di Armenia telah melalui kontrol kualitas yang ditingkatkan untuk memastikan tidak ada kerusakan. Setelah setiap tahap perakitan, semua detail diperiksa secara menyeluruh, setelah itu senapan dipindahkan ke tahap proses selanjutnya.


Anggota kelompok ahli Komite Industri Militer mengungkapkan kepuasannya terhadap proses produksi, terutama mekanisme kendali mutu.

Pabrik yang memproduksi senapan serbu AK-103 Rusia Kalashnikov itu mulai beroperasi di Yerevan Armenia pada awal Juli.

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan pada Juli lalu telh melakukan kunjungan pertamanya ke  pabrik ini.

Secara khusus, pabrik akan memproduksi perangkat optik-elektronik dan tanda-tanda panas malam. Produksi akan dimulai setelah pengujian penuh dan akan memenuhi permintaan kementerian pertahanan Armenia dalam waktu satu tahun.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya