Berita

Uni Eropa/Net

Dunia

Besok, Uni Eropa Akan Segera Bahas Sanksi Untuk Belarus

RABU, 26 AGUSTUS 2020 | 09:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Negara-negara anggota Uni Eropa (UE) akan segera membahas pemberian sanksi terhadap Belarus (Belarusia) terkait tindakan kekerasan aparat pada aksi protes pasca kemenangan presiden Lukashenko.

Sekretaris Jenderal EEAS Helga Schmid mengatakan para menteri luar negeri dari negara Eropa akan membahas mengenai hal itu pada 27-28 Agustus.

“Tindakan untuk menjatuhkan sanksi Uni Eropa terhadap otoritas Belarusia sedang berlangsung, dan para menteri luar negeri akan mengadakan diskusi pada 27-28 Agustus,” kata Schmid, seperti dikutip dari TASS, Selasa (25/8).


Uni Eropa sedang mempelajari sanksi kepada 15-20 pejabat Belarusia yang diduga terlibat dalam tindakan kekerasan.  Namun untuk jumlah pastinya masih dipelajari karena proses penyelidikan masih berjalan. Siapa saja nama-nama pejabat itu, akan dilaporkan pada pertemuan 27-28 Agustus di Berlin.

Layanan hak asasi manusia Belarusia memiliki bukti sekitar 450 orang dipukuli oleh polisi selama kerusuhan. Lebih dari 6.000 orang ditahan dan ditahan hingga sepuluh hari, dengan keberadaan mereka tidak diketahui.

Protes massal dan bentrokan dengan polisi terjadi di Minsk dan kota-kota di Belarusia setelah hasil pemilihan diumumkan. Presiden petahana, Alexander Lukashenko, memenangkan lebih dari 80 persen suara. Saingan terdekatnya, Svetlana Tikhanovskaya, memperoleh 10 persen suara.

Aksi protes itu meledak berhari-hari dan meluas, Akibatnya, sekitar 7.000 orang ditahan, puluhan orang termasuk aparat luka-luka. 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya