Berita

Seorang pria diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas keamanan sebelum memasuki ruang konferensi di Kampala, Uganda, pada 24 Maret 2020. Uganda sejauh ini telah mencatat sembilan kasus Covid-19/Net

Dunia

21 Stafnya Positif Covid-19, Kemenkeu Uganda Perketat Aturan Masuk Gedung

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 18:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah kabar kurang nenyenangkan datang dari Kementerian Keuangan Uganda yang mengumumkan bahwa sejumlah stafnya telah dinyatakan positif Covid-19.

Media lokal melaporkan bahwa 21 staf di kementerian keuangan itu terinfeksi virus corona antara 19 dan 21 Agustus lalu. Menanggapi hal tersebut pihak kementerian bergerak cepat dengan memperketat persyaratan bagi pengunjung yang tidak diundang untuk menyerahkan sertifikat bebas Covid-19 sebelum masuk ke dalam gedung.

"Bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, kami telah menghubungi semua staf dan menempatkan mereka di bawah perawatan medis," kata sekretaris tetap kementerian Keith Mukhanzi seperti dikutip dari Daily Monitor via AA, Selasa (25/8).


"Kontak dekat mereka akan dikenakan isolasi wajib dan karantina," tambahnya.

Kementerian Kesehatan Uganda sejauh ini telah mengkonfirmasi sebanyak 2.362 kasus virus corona, termasuk 22 kematian sejak Maret lalu, jumlah yang relatif rendah untuk negara berpenduduk 42 juta orang.

Namun, situasinya berubah dengan cepat, memaksa pihak berwenang untuk mempertimbangkan kembali strategi mereka, terutama di ibu kota Kampala yang menjadi titik pusat penyebaran virus.

Sekitar 99 infeksi baru, dan dua kematian terkait virus dikonfirmasi pada hari Senin (24/8).

Penguncian diberlakukan di negara Afrika Timur itu pada akhir Maret dan telah dilonggarkan pada Juli lalu.

Pemerintah telah berulang kali menekankan perlunya menjaga jarak sosial, membersihkan tangan, dan mengenakan masker untuk menekan penyebaran virus corona.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya