Berita

Kunjungan Mike Pompeo ke Yerusalem pada Senin 24 Agustus 2020, bertemu Netanyahu/Net

Dunia

Pompeo Kepada Netanyahu: Kita Akan Melihat Negara-negara Arab Lainnya Akan Dukung Israel

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 12:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tiba di Israel pada Senin (24/8). Dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, ia menyatakan harapan agar banyak negara-negara Arab yang akan menjalin hubungan dengan negara itu.

"Saya sangat berharap kita akan melihat negara-negara Arab lainnya bergabung dalam hal ini," kata Mike Pompeo di Yerusalem, seperti kutip dari Bussiness World, Selasa (25/8).
 
"Ini kesempatan bagi mereka untuk bekerja bersama, untuk mengakui negara Israel dan bekerja bersama mereka. Tidak hanya akan meningkatkan stabilitas Timur Tengah, tetapi juga akan meningkatkan kehidupan, untuk orang-orang di negara mereka sendiri juga," ujar Pompeo.


Kunjungannya ke Israel adalah bagian dari rangkaian perjalanannya ke Timur Tengah untuk merangkul dukungan dari negara-negara Arab terkait kesepakatan UEA-Israel, sebuah perjanjian bersejarah yang ditengahi oleh Washington.

Netanyahu sendiri menilai kesepakatan dengan Emirates, yang ditengahi oleh Presiden AS Donald Trump itu merupakan anugerah bagi perdamaian dan stabilitas regional.

"Saya pikir ini menandai era baru di mana kita bisa membuat negara lain bergabung," tambahnya dengan optimis. "Saya harap kita akan mendapat kabar baik di masa depan, mungkin dalam waktu dekat."

Pompeo meyakinkan Israel bahwa AS tetap berkomitmen untuk mempertahankan keunggulan militer Israel, meskipun Washington melakukan pembicaraan senjata dengan Uni Emirat Arab.

“Amerika Serikat memiliki persyaratan hukum sehubungan dengan keunggulan militer kualitatif. Kami akan terus menghormati itu," kata Pompeo.

Keduanya juga membicarakan mengenai Iran dan China.

Setelah Israel, Pompeo juga akan mengunjungi Sudan, UEA dan Bahrain, dengan kemungkinan perhentian tambahan di Teluk, menurut keterangan dari  Departemen Luar Negeri AS.

Di Sudan, Pompeo akan mendorong negara itu untuk memperdalam hubungan dengan Israel.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya