Berita

Jet tempur F-35 buatan Lockheed Martin/Net

Dunia

Ngambek, UEA Batalkan Pertemuan Dengan Israel Dan AS Terkait F-35

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 09:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uni Emirat Arab (AS) kesal dengan penolakan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu atas rencananya untuk membeli jet tempur F-35 dari Amerika Serikat (AS). Sementara UEA sudah melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.

Kekesalan tersebut membuat UEA akhirnya membatalkan pertemuan tiga arah dengan Israel dan AS terkait penjualan F-35 pada Jumat (28/8).

Dilaporkan Axios pada Senin (24/8), menurut seorang sumber pembatalan tersebut dilakukan oleh Abu Dhabi sebagai aksi protes terhadap penolakan Netanyahu pada 18 Agustus.


Ketika itu, Netanyahu memperbarui penolakan Israel atas penjualan F-35 dan senjata canggih lainnya dari AS ke negara-negara di kawasan, termasuk mereka yang sudah berdamai dengan Israel.

Kendati begitu, menurut Reuters, pejabat Emirat belum mengomentari laporan berita tersebut.

Pada 13 Agustus, Presiden AS Donald Trump mengumumkan normalisasi hubungan antara UEA dan Israel. Di mana, UEA menjadi negara Arab ketiga dan negara Teluk pertama yang membangun hubungan dengan Israel.

Sebelumnya, Mesir sudah melakukan normalisasi dengan Israel pada 1979, sementara Yordania pada 1994.

Setelah normalisasi tersebut, UEA dan AS mengumumkan penjualan F-35 yang langsung ditolak oleh Israel. Israel khawatir penjualan tersebut dapat mempengaruhi pertahanannya di kawasan.

Sementara itu, UEA sendiri diketahui sudah memiliki minal untuk mendapatkan F-35 sejak 2011, namun ditolak oleh pemerintahan Presiden Barack Obama. Kendati begitu, pada 2017, pemerintahan Trump setuju untuk mempertimbangkan permintaan Abu Dhabi tersebut.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya