Berita

Para peserta Konvensi Nasional Partai Republik (RNC) di Charlotte Convention Center, North Carolina yang tampak tidak mematuhi aturan jarak sosial dan beberapa tidak mengenakan masker/Net

Dunia

Langgar Aturan Jarak Sosial Dan Masker, Penyelenggara Konvensi Partai Republik Disentil Otoritas Kesehatan Setempat

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 08:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas kesehatan Mecklenburg County di North Carolina memberikan peringatan kepada komite penyelenggara Konvensi Nasional Partai Republik (RNC) karena gagal mematuhi protokol kesehatan.

Konvensi yang dimulai pada Senin (24/8) tersebut tampak tidak mematuhi aturan jarak sosial dengan kurangnya penggunaan masker oleh para partisipan. Terlebih, konvensi dilakukan di dalam ruangan, yaitu Charlotte Convention Center.

Kepada The Hill, Direktur Kesehatan Masyarakat Mecklenburg County, Gibbie Harris mengonfirmasi dirinya telah menghubungi pihak RNC. Ia mengaku khawatir dengan kurangnya penggunaan masker dan jarak sosial dalam acara tersebut.


"Saya diyakinkan bahwa mereka bekerja keras untuk mengatasi masalah ini," ujar Harris yang berharap tidak ada lonjakan infeksi Covid-19 di Mecklenburg County karena RNC.

Sebelumnya, Minggu (23/8), Ketua Penyelenggara Ronna McDaniel mengatakan, komite RNC "Face the Nation" akan menjamin berbagai langkah yang diperlukan untuk mencegah penyebaran virus corona di antara para partisipan.

"Kami menguji semua orang sebelum mereka datang ke Charlotte, kami menguji semua orang di tempat," ujarnya.

"Kami melakukan hal-hal yang memungkinkan untuk menyelenggarakan konvensi dengan cara yang sehat dan aman," tekannya.

Namun, pejabat RNC saat ini enggan memberikan komentar terkait teguran dari otoritas kesehatan Mecklenburg County.

Konvensi yang dilakukan oleh Partai Republik sendiri bersifat hybrid, di mana hanya beberapa delegasi yang bertemu secara langsung. Sementara para pembicara termasuk Presiden Donald Trump hadir dari jarak jauh.

Konvensi tersebut merupakan waktu untuk mengukuhkan pencalonan Trump untuk masa jabatannya yang kedua. Ia akan melawan pasangan Joe Biden dan Kamala Harris yang telah dikukuhkan dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat (DNC) pada pekan lalu yang digelar virtual secara penuh.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya