Berita

Anggota kongres Brasil,Flordelis dos Santos/Net

Dunia

Rebutan Harta, Anggota Kongres Brasil Perintahkan Anak Angkat Habisi Nyawa Suaminya

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 06:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang anggota kongres Brasil Flordelis dos Santos dituntut bersalah karena terbukti memerintahkan anak asuhnya sendiri untuk menghabisi nyawa suaminya, Anderson do Carmo.

Dos Santos (59) yang juga adalah seorang pendeta Evangelis dan penyanyi Gospel diketahui memerintahkan anak-anaknya untuk membunuh suaminya yang juga adalah seorang pendeta pada tahun lalu karena diduga berselisih soal uang dan kekuasaan.

Terkenal karena mengadopsi lusinan anak jalanan dari daerah kumuh Rio de Janeiro, dos Santos dan do Carmo adalah pasangan kuat dari gerakan Kristen Injil yang sedang berkembang di Brasil sampai akhirnya dia tewas akibat dihujani peluru di rumah mereka di pinggiran Kota Rio, Niteroi, pada Juni 2019.


Dalam pernyataan yang mengejutkan, jaksa penuntut negara bagian Rio de Janeiro mengatakan Dos Santos juga telah berusaha meracuni suaminya sebanyak enam kali sebelum akhirnya memerintahkan beberapa anak kandung dan angkatnya yang berjumlah lebih dari 50 untuk membunuhnya.

Do Carmo (42) ditembak sebanyak 30 kali di garasi sampai akhirnya dia meregang nyawa.

"Flordelis dituduh mengatur pembunuhan itu, meminta (beberapa anaknya yang sudah dewasa) untuk mengambil bagian dalam kejahatan dan berusaha menyamarkannya sebagai perampokan bersenjata," kata jaksa penuntut, seperti dikutip dari AFP, Senin (24/8).

Penyelidik mengatakan Flavio dos Santos Rodrigues, putra kandung Dos Santos, melepaskan tembakan yang menewaskan ayah tirinya, dengan senjata yang dibeli oleh Lucas Cesar dos Santos, salah satu dari lusinan anak angkat pasangan itu.

Jaksa penuntut mengatakan motif yang dicurigai adalah untuk mendapatkan kekuasaan atas pendapatan pasangan itu, yang dikelola Do Carmo dengan kendali ketat.

Mereka menggambarkan perseteruan keluarga yang kejam itu terjadi karena suami Dos Santos membatasinya untuk memberikan perlakuan istimewa kepada anak-anak kesayangannya.

Secara keseluruhan telah ada 11 orang sudah didakwa, termasuk Dos Santos, yang tidak dapat ditangkap tanpa otorisasi Kongres karena dia memiliki kekebalan sebagai anggota parlemen.

"Penyelidikan menunjukkan bahwa citra (Dos Santos) altruisme dan kesopanan hanyalah tipuan untuk mendapatkan kekayaan dan kekuasaan politik," kata komisaris polisi Allan Duarte kepada jaringan TV Globo.

Sementara itu pengacara terdakwa menyatakan kecewa atas keputusan tersebut, karena dia meyakini kliennya tidak terlibat langsung dalam pembunuhan Di Carmo.

"Klien saya sangat kecewa dengan semua yang terjadi, karena dia tidak bersalah. Dia tidak pernah memerintahkan kejahatan biadab ini," kata pengacaranya kepada media lokal.

Dos Santos bertemu suaminya Do Carmo pada tahun 1994, dan terpilih menjadi anggota Kongres Partai Sosial Demokrat konservatif (PSD) pada tahun 2018.

Bersama-sama, mereka mendirikan Komunitas Pelayanan Injili Flordelis hingga mengadopsi puluhan anak terlantar di Rio de Janeiro Brasil.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya