Berita

Lukashenko tiba di Istana, turun dari helikopter dengan menggunakan rompi anti peluru dan senjata di tangannya/Net

Dunia

Tiba Di Istana Kemerdekaan Lukashenko Keluar Dari Helikopter Mengenakan Rompi Antipeluru Dan Senapan Di Tangannya

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 22:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko terlihat keluar dari helikopternya. Ia baru tiba di Istana Kemerdekaan pada Senin (24/8) di mana para demonstran mengadakan protes.

RIA Novosti melaporkan, tokoh yang belakangan ramai dibicarakan terkait kemenangannya pada pemilihan Belarus yang menyebabkan aksi massa besar, terlihat keluar dengan sebuah senapan di tangannya.
Videonya viral di media online. Menjelang turun, Lukashenko nampak memperhatikan situasi dari dalam helikopter dan memberikan instruksi kepada pengawalnya.

Kemudian Lukashenko berjalan menuruni helikopter menuju istana dengan kawalan ketat. Tubuhnya dibalut rompi anti peluru sementara tangannya memegang senapan serbu. Ia dikelilingi beberapa petugas penjaga bersenjata.

Kemudian Lukashenko berjalan menuruni helikopter menuju istana dengan kawalan ketat. Tubuhnya dibalut rompi anti peluru sementara tangannya memegang senapan serbu. Ia dikelilingi beberapa petugas penjaga bersenjata.

“Lukashenko tiba di lokasi satu jam yang lalu ke istana kemerdekaan di Minsk! Presiden mengenakan rompi antipeluru dan senapan serbu," layanan pers menuliskan laporannya, seperti dikutip dari Gazette, Senin (24/8).

Portal TUT juga menulis tentang kejadian tersebut. Lukashenko terdengar mengatakan kepada seorang penjaga untuk berada 'tinggal' dan bertanya kepadanya, "Tidak ada orang di sana, bukan?"

Jurnalis Belarusia Franak Viacorka juga menerbitkan video di media sosial di mana orang dapat melihat beberapa kendaraan militer berjalan menuju kediaman Lukashenko.

Dalam demonstrasi hari ke-15, para pengunjuk rasa masih menyuarakan tuntutan pengunduran diri sang pemimpin otoriter. Ini merupakan demonstrasi terbesar sepanjang sejarah negara bekas pecahan Uni Soviet tersebut.

Pengunjuk rasa telah bergerak dari monumen “Pahlawan Kota Minsk” menuju kediaman Lukashenko (Istana Kemerdekaan), namun pergerakan mereka dihadang oleh petugas detasemen khusus dan peralatan khusus.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya