Berita

Rumah sakit Massachusetts/Net

Dunia

Polisi Buru Pelaku Teror 'Pelukan Covid' Di Massachusetts

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 15:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hingga saat ini pihak kepolisian masih berusaha melacak keberadaan pelaku teror  ‘pelukan Covid’ berantai yang menghantui warga Massachusetts selama sepekan terakhir.

Departemen Kepolisian Springfield mengatakan, pekan lalu ada seorang pria yang memberikan pelukan yang tidak diinginkan kepada orang asing yang tengah berbelanja di Walmart. Pria tak dikenal itu memeluk banyak pelanggan di toko yang terletak di Springfield sekitar pukul 7 malam waktu setempat pada 15 Agustus lalu. Usai memberikan pelukan pria misterius itu lalu memberi tahu orang yang dipeluknya bahwa mereka sekarang telah terinfeksi virus corona.

Seorang korban yang tengah menderita kanker mengatakan kepada polisi bahwa pria itu berjalan ke arahnya, mengambil sebuah benda dari tangannya dan memeluknya.


“Hanya memberi Anda pelukan Covid. Anda sekarang terinfeksi Covid,” ujar pelapor menirukan kata-kata tersangka, seperti dikutip dari Fox, Senin (24/8).

Menurut keterangan polisi, usai memberikan ‘pelukan Covid’ tersangka kemudian mulai tertawa dan pergi meninggalkan korban yang kaget. Korban mengatakan dia belum pernah melihat pria itu sebelumnya.

Polisi telah meminta bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi tersangka. Pria itu digambarkan dalam rekaman pengawasan mengenakan masker wajah hitam, kaus hitam dan celana pendek kamuflase abu-abu.

“Tersangka sedang dicari dengan tuduhan melakukan penyerangan serta membuat ancaman teroristik,” kata juru bicara polisi Ryan Walsh kepada MassLive.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya