Berita

Calon presiden dan wakil presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden dan Kamala Harris/Net

Dunia

Wabah Covid-19 Di AS Makin Mengkhawatirkan, Joe Biden: Donald Trump 'Melarikan Diri' Dari Solusi

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 11:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden menyalahkan petahana, Donald Trump, yang dianggap bertanggung jawab atas buruknya penanganan wabah Covid-19 di sana.

Pasalnya, menurut Biden, Trump terus menerus menolak solusi yang diberikan oleh para ahli kesehatan untuk menghentikan wabah sehingga akhirnya berdampak sangat buruk.

AS saat ini masih menjadi negara dengan jumlah infeksi dan kematian akibat virus corona tertinggi di dunia. Sejauh ini, AS sudah melaporkan hampir 5,7 juta infeksi dengan lebih dari 177 ribu kematian.


"Saya tidak menyalahkan dia atas krisis saat ini," ujar Biden yang didampingi oleh wakilnya, Kamala Harris saat diwawancara dalam siaran televisi pada malam Konvensi Nasional Partai Republik, Minggu (23/8).

"Saya menyalahkan dia karena pergi dan tidak berurusan dengan solusi," sambungnya seperti dikutip AFP.

Trump selama ini sudah banyak dikritik karena tanggapannya atas penanganan wabah. Mulai dari mencabut pembatasan lebih awal, ragu-ragu menggunakan masker, dan memberikan pernyataan-pernyataan membingungkan.

Biden sendiri mengatakan, satu-satunya cara untuk mengembalikan ekonomi adalah dengan mengendalikan virus terlebih dulu.

Untuk itu, dalam pidatonya saat Konvensi Nasional Partai Demokrat, Biden berjanji untuk memprioritaskan pendapat para ahli dalam menangani wabah. Ia pun tidak akan ragu untuk mengunci AS jika memang diperlukan.

"Perhatikan saya, Tuan Presiden, perhatikan saya. Lihatlah kami berdua apa yang akan kami lakukan nanti," ujar Biden.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya