Berita

Pemindahan perawatan Alexei Navalny ke Jerman/Net

Dunia

Alexei Navalny Diduga Diracun Zat Radioaktif, Inggris Serukan Penyelidikan Menyeluruh Dan Transparan

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 10:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab menyerukan diadakannya penyelidikan yang menyeluruh dan transparan terkait dengan dugaan keracunan pemimpin oposisi Rusia, Alexei Navalny.

Melalui unggahan dalam akun Twitter-nya pada Senin (24/8), Raab mengaku lega bahwa saat ini Navalny sudah diterbangkan ke Jerman untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih mumpuni.

“Lega bahwa Alexey Navalny telah diterbangkan ke Jerman untuk menerima perawatan medis kritis yang dia butuhkan. Saya berharap dia cepat sembuh," cuitnya seperti dikutip Anadolu Agency.


"Sangat penting bahwa ada penyelidikan penuh dan transparan atas keracunannya," sambungnya.

Navalny dilarikan ke rumah sakit di Omsk, Siberia pada Kamis (20/8), setelah mengerang kesakitan di pesawat S7 yang terbang menuju Moskow. Ia yakini telah meminum teh yang diracun dengan zat yang sangat berbahaya.

Para pendukungnya menyalahkan Kremlin mengingat Navalny adalah sosok yang vokal untuk mengkritik pemerintahan Presiden Vladimir Putin. Selain itu, Navalny saat ini juga tengah menggalang dukungan untuk calon kepala daerah dari partai oposisi.

Lelaki 44 tahun tersebut kemudian diterbangkan ke Berlin pada Sabtu (22/8) untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Racun yang diberikan kepada Navalny sendiri disebut-sebut sebagai radioaktif. Pasalnya, pada dokter di Omsk mengatakan, mereka harus berhati-hati dan mengenakan baju pelindung karena tingkat berbahaya zat tersebut.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya