Berita

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un/Net

Dunia

Dikabarkan Koma, Kim Jong Un Masih Kunjungi Pabrik Pupuk

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 09:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Spekulasi mengenai kesehatan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un kembali muncul. Kali ini sebuah rumor berasal dari mulut mantan ajudan mendiang Presiden Korea Selatan, Kim Dae-jung, Chang Song-min.

Dari laporan Korea Herald, Chang mengklaim Kim Jong Un sedang mengalami koma dan adik perempuannya, Kim Yo Jong akan menggantikannya mengambil kendali.

"Struktur suksesi lengkap belum terbentuk. Jadi Kim Yo Jong dikedepankan karena kekosongan tidak dapat dipertahankan untuk waktu yang lama," ujar Chang seperti dikutip Fox News, Senin (24/8).


Klaim Chang tersebut hanya berselang beberapa hari setelah Badan Intelijen Nasional Korea Selatan melakukan pertemuan pribadi denagn anggota parlemen pada pekan lalu.

Dari bocoran yang dilaporkan oleh Yonhap, badan tersebut menyebut, Kim telah mendelegasikan sebagian dari wewenangnya kepada para pembantu dekatnya, termasuk Kim Yo Jong.

"Kim Yo Jong, wakil direktur departemen pertama dari Komite Pusat Partai Pekerja, mengarahkan urusan negara secara keseluruhan pada delegasi tersebut," lapor Yonhap.

Dalam laporan tersebut, disebutkan juga Kim Yo Jong mengatakan kakaknya masih mempertahankan otoritas absolut.

Spekulasi mengenai kesehatan Kim Jong Un bukan pertama kali muncul. Beberapa klaim bahkan sempat menyebutkan Kim Jong Un sudah menghembuskan napas terakhir.

Terbaru, pada April muncul spekulasi bahwa Kim Jong Un menderita penyakit jantung dan harus dioperasi. Spekulasi tersebut muncul setelah ia tidak muncul di hadapan publik selama hampir tiga pekan.

Dari hasil penelurusan Kantor Berita Politik RMOL, berdasarkan laporan dari media resmi Korea Utara KCNA pada Jumat (21/8), Kim Jong Un masih mengunjungi Pabrik Pupul Fosfat Sunchon yang sedang dibangun.

Kim Jong Un juga mengunjungi desa pertanian yang dilanda banjir di Kabupaten Unpha.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya