Berita

Petahana Alassane Ouattara mencalonkan kembali untuk masa jabatannya yang ketiga/Net

Dunia

Buntut Pencalonan Kembali Presiden Pantai Gading, Dua Suku Bentrok Telan Korban Jiwa

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 06:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Belum apa-apa pilpres Pantai Gading sudah menelan sejumlah korban tewas dalam sebuah bentrokan antar suku. Suku Dioula dari Pantai Gading bagian utara yang mendukung calon petahana Alassane Ouattara berhadapan dengan Suku Dida.

Pihak otoritas kesehatan Pantai Gading melaporkan setidaknya ada 2 orang tewas dalam bentrokan etnis terbaru di negara itu pada Sabtu (22/8), seperti yang dilaporkan AFP, Minggu (23/8).

Sejak Outtara mengumumkan pencalonan dirinya untuk menjadi presiden kembali pada 6 Agustus lalu, telah ada 6 orang yang tewas dalam gelombang protes sejauh ini. Selain itu ada 100 orang lebih menderita luka-luka.


Pendukung muda oposisi turun ke jalan untuk menyuarakan protesnya dan melakukan aksi kekerasan di beberapa kota besar, terutama pusat penanaman kakao di bagian selatan Divo, setelah Ouattara menerima nominasi partainya untuk maju pada pemilihan Oktober mendatang untuk masa jabatan ketiga.

"Satu orang yang dievakuasi ke rumah sakit daerah meninggal karena luka-luka," kata seorang sumber rumah sakit di Divo, menambahkan bahwa "beberapa terluka parah karena parang," seperti dikutip dari France24, Minggu (23/8).

Beberapa penduduk setempat juga mengatakan mereka telah menyaksikan tubuh seorang remaja tewas dalam sebuah kebakaran di bar setempat.

Anggota parlemen Famoussa Coulibay mengatakan kekerasan yang terjadi pada hari Sabtu di Divo membuat stasiun bus, bar, dan banyak toko dibakar dan dijarah. Para pengunjuk rasa memasang barikade dan melakukan aksi pembakaran ban di kota kelahiran mantan presiden Laurent Gbagbo di Gagnoa.

"Itu sangat kejam. Pemuda bersenjata parang dan pentungan. Banyak orang terluka dan saya melihat seorang pemuda dipukuli. Dia pingsan dan harus dibawa pergi," kata seorang saksi mata yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Coulibay mengatakan bahwa pada saat dia berkeliling kota hari Minggu, masih ada banyak polisi namun keadaan sudah jauh lebih tenang. Dia mengatakan 21 orang terluka, di antaranya ada delapan yang cukup parah.

Ouattara secara resmi diangkat sebagai kandidat oleh Partai RHDP yang kini berkuasa meskipun dirinya telah menjalani dua masa jabatan, yakni jumlah maksimum yang diizinkan berdasarkan konstitusi sejak 2010.

Mulanya dia telah berencana untuk menyerahkan kendali kepada perdana menteri Amadou Gon Coulibaly, tetapi penggantinya meninggal karena dugaan serangan jantung pada bulan Juli lalu.

Presiden dan para pendukungnya mengatakan perubahan konstitusional tahun 2016 telah menyetel ulang waktu pada batas dua masa jabatan.

"Mengembalikan keputusan saya tidaklah mudah. Tidak ada yang mencegah saya untuk berdiri," kata Ouattara pada Sabtu (22/8).

Pada Jumat (20/8) otoritas pemilihan menolak banding oleh Gbagbo serta mantan pemimpin pemberontak Guillaume Soro untuk diizinkan mencalonkan diri pada Oktober mendatang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya