Berita

Kereta Api Lithuania/Net

Dunia

PM Skvernelis Khawatirkan Aksi Pemogokan Kerja Di Belarus Berdampak Pada Perusahaan-perusahaan Lithuania

JUMAT, 21 AGUSTUS 2020 | 10:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketika para buruh di perusahaan terbesar Belarus melakukan pemogokan, perusahaan di Lithuania yang menangani ekspor mereka akan sangat mungkin terkena dampaknya. Perdana Menteri Saulius Skvernelis yang menyoroti kecemasan para produsen berharap akan ada jalan keluar yang cepat mengenai hal ini.

Para pekerja di perusahaan terbesar Belarus melakukan pemogokan, bagian dari aksi protes massa yang meletus pasca kemenangan Presiden Aleksandr Lukashenko.

"Kami belum memiliki sinyal konkret, tetapi gangguan ekonomi di negara tetangga mungkin berdampak," kata Skvernelis kepada wartawan.


Skvernelis memandang perlu mengikuti situasi di Belarus yang kemungkinan besar berpotensi mengganggu ekonomi.  

"Belarusia adalah mitra ekonomi yang cukup penting," katanya, mengutip Tass, Kamis (20/8). "Kami belum menerima sinyal apa pun dari Lietuvos Geležinkeliai (Jalur Kereta Api Lituania) dan Pelabuhan Klaipėda, tetapi kami mengamati situasinya dan itu benar-benar mengkhawatirkan."

Pemogokan para pekerja berpengaruh terhadap Belaruskali, salah satu produsen pupuk terbesar di dunia yang mengekspor produknya melalui Kereta Api Lituania milik negara dan pelabuhan KlaipÄ—da. Kereta Api Lituania juga mengangkut produk minyak kilang Belarusia ke Klaipeda di mana mereka dimuat ke kapal oleh KlaipÄ—dos Nafta.

Kedutaan Besar Lituania di Minsk mengatakan ada sekitar 600 perusahaan milik Lituania beroperasi di negara tetangga mereka, Belarus.

Investor dari Lituania termasuk SBA Group, memiliki pabrik-pabrik besar. Begitu juga dengan Vakarų Medienos Grupė (VMG), salah satu kelompok pengolahan kayu dan produksi furnitur terbesar di Baltik.

Kauno Grūdai, Eugesta, Weaving dan perusahaan Lituania lainnya juga beroperasi di Belarus.

Presiden Konfederasi Industrialis Lituania, Vidmantas Janulevičius, mengatakan bahwa sekitar 20 perusahaan milik Lituania masing-masing telah menginvestasikan lebih dari 5 juta hingga 10 juta euro di Belarus.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya