Berita

Sebuah helikopter pemadam kebakaran sedang mematikan titik api di California/Net

Dunia

Helikopter Pemadam Kebakaran California Jatuh, Sang Pilot Meregang Nyawa

KAMIS, 20 AGUSTUS 2020 | 10:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah helikopter pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk mematikan titik-titik api di California jatuh di dekat Bandara New Coalinga.

Administrasi Penerbangan Fereral (FAA), seperti yang dimuat Sputnik pada Kamis (20/8) mengatakan, helikopter Bell UH-1H tersebut jatuh 11 mil di selatan bandara.

Menurut keterangan dari Departemen Kehutan dan Perlindungan Kebakaran California, pilot adalah satu-satunya yang berada di helikopter yang sedang menjalankan midi di Hills Fire, dekat Kota Koalinga, Fresno County ketika jatuh.


Pilot tersebut akhirnya meninggal dunia. Namun saat ini identitas pilot belum terungkap dan alasan kecelakaan masih diselidiki.

Sebelumnya, puluhan ribu warga California terpaksa mengungsi dari rumah mereka di kawasan North Bay sebagai akibat dari kebakaran hutan yang semakin intensif yang menyebar di seluruh negara bagian.

Menurut Gubernur California Gavin Newsom, ada lebih dari 360 titik api yang diketahui saat ini sedang terjadi di California.

Negara bagian AS tersebut saat ini memang sedang mengalami rekor gelombang panas dengan lebih dari 10 ribu sambaran petir dalam 72 jam terakhir.

Pada Selasa (18/8), Nersom telah menandatangi deklarasi darurat dan perintah eksekutif untuk mengatasi efek gelombang panas yang melanda negara bagian.

"Kami mengerahkan setiap sumber daya yang tersedia untuk menjaga komunitas tetap aman saat California memadamkan kebakaran di seluruh negara bagian selama kondisi ekstrem ini," ujar Newsom.

Pada awal pekan ini, California mendapatkan dana Hibah Bantuan Manajemen Kebakaran (FMAGs) dari Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) untuk meningkatkan respons atas kebakaran yang terjadi di kabupaten Napa, Nevada, dan Monterey.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya