Berita

Militer ambil alih kekuasaan pemerintah Mali setelah menahan Presiden Boubacar Keita dan mendesaknya mundur/Net

Dunia

Desak Presiden Keita Mundur, Pemimpin Tentara Pemberontak Mali Umumkan Transisi Politik

RABU, 19 AGUSTUS 2020 | 13:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para pemimpin kudeta militer di Mali mengumumkan akan memberlakukan transisi politik dan menggelar pemilihan dalam "waktu yang wajar".

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Mali, Ismael Wague melalui siaran televisi pemerintah pada Rabu (19/8), melansir Arab News.

"Komite Nasional untuk Penyelamatan Rakyat (CNSP) memutuskan untuk bertanggung jawab di depan rakyat dan sejarah," tegasnya.


Pengumuman tersebut datang setelah Presiden Ibrahim Boubacar Keita yang dalam penahanan tentara pemberontak tersebut mengundurkan diri melalui pidato singkat yang disiarkan di televisi.

"Jadi hari ini, elemen tertentu dari angkatan bersenjata kita ingin ini diakhiri melalui intervensi mereka, apakah saya benar-benar punya pilihan?" ujar Keita pada Selasa (18/8), seperti dikutip Reuters.

Sehari sebelumnya, para tentara pemberontak menahan Keita bersama dengan Perdana Menteri Beoubou Cisse serta anggota kabinet lainnya. Mereka dibawa ke kamp militer Kati yang terletak 15 km barat laut dari ibukota Bamako pada Senin (17/8) pukul 16.30 waktu setempat.

Penahanan Keita dan para pejabat tinggi pemerintah tersebut mengikuti aksi protes atas skandal korupsi dan buruknya keamanan Mali.

Sejumlah negara dan PBB mengutuk aksi penahanan Keita. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres pada Selasa menuntut pembebasan segera Keita dan seluruh anggota kabinetnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya