Berita

Michelle Obama saat mengenakan kalung VOTE/Net

Dunia

Kalung VOTE Michelle Obama Curi Perhatian, Butik Pembuatnya Kebanjiran Pesanan

RABU, 19 AGUSTUS 2020 | 13:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bukan Michelle Obama namanya jika tampil ke hadapan publik tanpa sempat mencuri perhatian. Mantan First Lady Amerika Serikat itu awal pekan ini lagi-lagi mengundang mata publik, kali ini yang menjadi sorotan adalah kalung yang dia kenakan.

Kalung itu dia gunakan saat memberikan pidato Konvensi Nasional Partai Demokrat awal pekan ini.

Kalung itu sendiri merupakan kalung emas yang sebenarnya tampak sederhana. Namun yang mengundang perhatian adalah pada kalung itu terdapat empat huruf yang tidak terlalu besar, dan juga terbuat dari emas, bertuliskan V-O-T-E, alias VOTE, atau "pilih".


Kalung itu pun mencuri perhatian publik, karena bukan hanya kental nuansa politik, mengingat Amerika Serikat akan mengadakan pemilu presiden pada November mendatang, tapi juga banyak pihak menilai bahwa kalung itu tampak modis dikenakan oleh Michelle Obama.

Tidak heran, setelah penampilan Michelle dengan kalung itu awal pekan ini, butik yang membuat kalung itu pun kebanjiran pesanan.

Dikabarkan CNN, kalung itu merupakan karya seorang designer bernama Chari Cuthbert yang dia buat di butik kecilnya, yang berbasis di Los Angeles, bernama BYCHARI.

Sejak 2012, dia telah merancang dan memproduksi karya khusus, dengan pesanan situs web sebagian besar datang dari mulut ke mulut dan media sosial.

"Saya berada di kantor saya, dan saya hanya duduk di sana saat telepon saya menjadi gila (kebanjiran pesanan), dan saya mulai menangis," kata Cuthbert kepada CNN tentang momen ketika Michelle Obama mengenakan kalung rancangannya di hadapan publik.

Dia mengakui bahwa dukungan visual dari Michelle Obama yang juga merupakan ikon fashion, membuat penjualannya meroket.

Cuthbert mengatakan bahwa sekitar 12 jam setelah pidato Obama pada Senin malam (17/8), pesanan kalung VOTE, yang dijual seharga sekitar 300 dolar AS, sudah mendekati 2.000 pesanan.

Dia mencatat bahwa setiap bagian dibuat khusus, dengan waktu penyelesaian produksi biasanya sekitar tiga hingga empat minggu.

Karena begitu banyaknya permintaan akan kalung tersebut, pada Selasa (18/8), dia membuat halaman khusus di situs web butik tersebut, BYCHARI untuk memesan kalung VOTE.

Sementara itu, Meredith Koop, stylist Michelle Obama selama dekade terakhir, mengatakan kepada CNN bahwa kalung itu bukan hanya bagian dari pakaian Michelle, tapi juga pendorong untuk seluruh penampilannya.

"Saya membuat semua pilihan pakaian yang saya tawarkan kepada (Michelle) Obama di sekitar kalung itu. Ketika saya memesannya, saya tahu itu harus menjadi pusat perhatian," kata Koop.

Kalung VOTE itu sendiri dibuat sehari setelah Koop mengirim pesan langsung ke Cuthbert di Instagram akhir Juli lalu. Keduanya belum pernah bertemu atau bekerjasama sebelumnya. Namun Koop tertarik dengan desain Cuthbert yang dibagikan di media sosial.

Sementara itu, Cuthbert menjelaskan bahwa dia telah membuat kalung VOTE dalam jumlah terbatas untuk dirinya dan teman-temannya pada tahun 2016, dan juga pada tahun 2018. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang pemilihan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya