Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton mengkritik Presiden Donald Trump soal kinerjanya yang buruk di Gedung Putih/Net

Dunia

Bill Clinton: Gedung Putih Di Tangan Trump Hanya Jadi Pusat Kekacauan

RABU, 19 AGUSTUS 2020 | 13:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepemimpinan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam menghadapi pandemik virus corona atau Covid-19 mengundang kritik. Awal pekan ini, pendahulu Trump di kursi nomor satu Amerika Serikat, Bill Clinton buka suara, mengkritik cara Trump menangani pandemik.

Clinton menyebut bahwa apa yang telah Trump lakukan selama masa pandemik tidak lebih dari sekedar kekacauan.

"Menyangkal, mengganggu, dan merendahkan memang bagus jika Anda mencoba untuk menghibur atau mengobarkan, tetapi dalam krisis nyata, itu runtuh seperti rumah kartu," kata Clinton tentang penanganan Trump atas krisis kesehatan yang masih terjadi di negeri Paman Sam.


"Covid tidak merespon hal semacam itu. Untuk mengalahkan itu (pandemik Covid-19), Anda harus melaksanakan kerja yang sebenarnya," sambung Presiden Amerika Serikat ke-42 itu, seperti dilansir ABC News (Rabu, 19/8).

Bukan hanya itu, Clinton bahkan menyebut bahwa di saat seperti ini, Oval Office seharusnya menjadi pusat komando. Namun kenyataan yang terjadi justru sebaliknya, menjadi "pusat badai".

"Hanya ada kekacauan. Hanya satu hal yang tidak pernah berubah, tekadnya untuk menolak tanggung jawab dan mengalihkan kesalahan," papar Clinton.

Bahkan, masih kata Clinton, Covid-19 menghantam Amerika Serikat lebih keras daripada yang seharusnya, di berbagai bidang. Dia menunjuk pada angka kematian dan kasus yang relatif tinggi sambil mengamati bahwa AS adalah satu-satunya ekonomi industri besar yang tingkat penganggurannya melonjak tiga kali lipat.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya