Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Setelah Arab Saudi, Pakistan Siap Uji Klinis Tahap Ketiga Vaksin Buatan China

RABU, 19 AGUSTUS 2020 | 11:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Institut Kesehatan Nasional Pakistan (NIH) mengumumkan pihak regulator telah menyetujui pengujian fase terakhir vaksin Covid-19 buatan China dalam uji klinis pertama di negara itu.

Dari keterangan pihak NIH, regulator telah menyetujui pengujian vaksin yang sedang dikembangkan oleh CanSinoBio dan Institut Bioteknologi Beijing China.

NIH mengatakan obat tersebut sudah menjalani uji coba Tahap 3 atau pengujian skala besar pada manusia di China, Rusia, Chili, dan Argentina. Arab Saudi juga telah mengatakan akan ambil bagian dalam uji klinis vaksin buatan Tiongkok tersebut.


"Ini akan menjadi uji klinis Tahap 3 pertama untuk vaksin apa pun di Pakistan," kata NIH dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Selasa (18/8).

"Dimasukkannya Pakistan dalam uji coba akan membantunya mengamankan pasokan dan harga vaksin preferensial", tambahnya.

Uji coba akan dilakukan di beberapa fasilitas medis di seluruh Pakistan, termasuk Rumah Sakit Indus yang besar di Karachi.

"Mudah-mudahan kami akan keluar dengan vaksin dalam tiga sampai empat bulan," kata Abdul Bari, kepala Rumah Sakit Indus.

Hingga saat ini virus corona telah merenggut lebih dari 6.000 nyawa di Pakistan tetapi kasus telah menurun selama beberapa minggu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya