Berita

Menteri Kesehatan Lukasz Szumowski di Warsawa, Polandia pada 24 Januari 2018/Net

Dunia

Setelah Wakilnya Kini Menteri Kesehatan Polandia Mengundurkan Diri, Terkait Kolusi?

RABU, 19 AGUSTUS 2020 | 10:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL Pasca tuduhan kolusi pengadaan peralatan medis, Menteri Kesehatan Polandia Lukasz Szumowski mengumumkan pengunduran dirinya pada Selasa (18/8). Namun, ia mengatakan pengunduran diri itu karena alasan pribadi.

Pengunduran itu disampaikan sehari setelah Wakil Menteri Kesehatan Janusz Cieszynski juga mundur.

Szumowski selama ini dipuji atas upayanya membuat Polandia berhasil  mengendalikan wabah Covid-19. Walau angka kasus baru selalu ada setiap harinya, tetapi ia berhasil meningkatkan angka penyebuhan dan menekan angka kematian.


Dibandingkan dengan negara-negara Eropa, tingkat infeksi di Polandia relatif rendah.

"Hari ini saya mengundurkan diri sebagai menteri kesehatan," kata Szumowski dalam pernyataannya, dikutip dari AFP, Selasa (18/8) seraya meyakinkan publik bahwa dia masih tetap berada di dalam parlemen.

"Saya masih seorang anggota parlemen, saya tetap di ruang publik," kata pria ahli bedah jantung itu.

Sebenarnya ia bermaksud mengundurkan diri sebelum pandemik. Namun, apa daya, tugas membuatnya harus bertahan dulu. Ia mengungkapkan pengunduran dirinya tidak terkait dengan penyelidikan yang sedang berlangsung.

Media-media Polandia membombardir kementerian di bawah kepemimpinan dengan tuduhan gagal gagal mengawasi pengadaan barang seperti masker. Szumowski juga diduga terlibat dalam pengadaan alkes.

Sebuah laporan menyebutkan sekitar 100.000 masker yang ternyata tidak dipakai dibeli oleh kementerian dari seorang teman keluarga Szumowski.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:38

SPPG Purwosari Bantah Kematian Siswi SMAN 2 Kudus Akibat MBG

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:20

Perdagangan Lesu, IPC TPK Palembang Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:59

Masalah Haji yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:42

Kilang Balongan Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jawa Barat

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:21

Kemenhub: KPLP Garda Terdepan Ketertiban Perairan Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:59

BMM dan Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:40

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:13

Menguak Selisih Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola BBM

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:59

Rencana Latihan AL Iran, China dan Rusia Banjir Dukungan Warganet RI

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:40

Selengkapnya