Berita

Calon Wakil Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Kamala Harris/Net

Dunia

Konjen RI: Kehadiran Kamala Harris Menambah Antusiasme Pemilih AS

SELASA, 18 AGUSTUS 2020 | 08:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden sudah memperkenalkan pendampingnya yang selama ini sangat ditunggu-tunggu. Ia adalah Kamala Harris, Senator AS dari California.

Meski baru diperkenalkan, kehadiran Harris telah memicu banyak perhatian, terutama dari lawannya sekaligus petahana, Presiden Donald Trump.

Kehadiran perempuan 55 tahun tersebut juga meningkatkan daya tarik pemilihan umum (pemilu) tahun ini, sehingga antusiasme warga AS saat ini cukup tinggi.


Demikian yang disampaikan oleh Konsul Jenderal RI di Houston, Nana Yuliana dalam diskusi virtual RMOL World View bertajuk "AS 2020: Politik Vs Pandemik, Pelik" pada Senin (17/8).

Nana menjelaskan, jika melihat dari kecenderungan berbagai survei, pasangan Joe Biden dan Kamala Harris dari Partai Demokrat tampak lebih unggul dari pasangan Partai Republik, Donald Trump dan Mike Pence.

Jika harus membandingkan, Nana mengatakan, situasi pemilu kali ini hampir sama ketika pemilihan 2008, saat Barack Obama maju untuk pencalonan.

"Sehingga ini akan sangat menarik sekali untuk melihat sejauh mana Demokrat masih bisa bertahan dengan angka yang saat ini unggul," ujarnya.

Harris, kata Nana, bisa membantu Biden meningkatkan perolehan suara, terutama dari kelompok kulit hitam, Afrika-Amerika, dan Asia-America. Pasalnya, Harris adalah perempuan sekaligus warga kulit hitam dan Asia pertama yang mencalonkan diri untuk jabatan tersebut.

Sementara itu, jika dilihat dari konstituen setiap partai, tampak masing-masing memiliki ciri khas.

Untuk konstituen Partai Demokrat mayoritas adalah perempuan dan orang-orang dengan pendidikan tinggi. Sementara Partai Republik didominasi oleh orang kulit putih, bahkan hingga 54 persen, dan mereka dari kalangan pekerja.

Dengan kondisi yang terjadi saat ini, di mana pemilu digelar di tengah pandemik Covid-19, maka kehadiran Harris, kata Nana, akan menjadi menarik. Belum lagi ada isu rasial yang dipicu kematian warga kulit hitam George Floyd.

Kemudian, ada juga dampak ekonomi dari Covid-19, di mana dalam dua kuartal tahun ini, AS mengalami penurunan yang sangat signifikan. Kuartal pertama mencapai minus 5 persen, dan kuartal kedua mencapai minus 32,9 persen.

"Sehingga yang terjadi di AS menjadi overlapping isu," ujarnya.

"Saya kira pemilu kali ini menjadi pemilu yang very challenging," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya