Berita

Konjen RI di Houston Nana Yuliana gencar melakukan promosi soal Indonesia dalam berebagai sektor di wilayah kerjanya/Net

Dunia

Cerita Konjen RI Di Houston Soal Furnitur Indonesia Dan Sarung Bali Di Puerto Rico

SENIN, 17 AGUSTUS 2020 | 23:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Indonesia bukan lagi nama negara yang "asing" di Amerika Serikat saat ini. Nama Indonesia semakin dikenal dan "harum" di negeri Paman Sam, salah satunya adalah berkat upaya promosi dan diplomasi yang dilakukan oleh perwakilan Indonesia.

Selain itu hubungan bisnis serta people to people juga semakin erat antara kedua negara. Karena itulah, agaknya tidak heran jika banyak produk Indonesia yang bisa ditemui di Amerika Serikat.

Seperti cerita yang disampaikan oleh Konsul Jenderal RI di Houston, Amerika Serikat, Nana Yuliana. Dalam webinar mingguan RMOL World View bertajuk "AS 2020: Politik Vs Pandemik, Pelik", Nana menceritakan pengalamannya baru-baru ini yang menemukan produk-produk Indonesia di wilayah Puerto Rico.


"Saya baru pulang dari Puerto Rico dan kita bangga, office furniture kita ada di Puerto Rico. Banyak dari Indonesia," cerita Nana.

"Dan mereka juga butuh berbagai furnitur terutama yang terbuat dari rotan dan bambu," sambungnya.

Bukan hanya itu, Nana juga bercerita bahwa dia menemukan sarung-sarung dari Bali yang dipakai di Puerto Rico.

"Jadi saya ikut senang dan surprise karena ternyata di Puerto Rico yang kita tidak pernah sangka, produk Indonesia juga masuk ke sana," jelas Nana.

Untuk diketahui, Puerto Rico merupakan wilayah di Amerika Serikat yang masuk ke dalam wilayah kerja KJRI Houston. Selain itu, wilayah kerja KJRI Houston lainnya adalah negara bagian Alabama, Arkansas, Florida, Georgia, Lousiana, New Mexico, Mississipi, Oklahoma, Tennessee dan Texas, serta wilayah US Virgin Island.

Puerto Rico sendiri merupakan wilayah yang "unik". Secara geografis, Puerto Rico terletak di sebuah pulau kecil di Karibia timur laut, dekat dengan Republik Dominika dan Haiti.

Ini adalah sebuah persemakmuran dengan wilayah terorganisasi di bawah naungan Amerika Serikat.

Sejak tahun 1917 warga Puerto Rico mendapatkan hak sebagai warga negara Amerika Serikat secara kolektif. Meski begitu, warga Puerto Rico tidak dapat ikut serta dalam pemilihan presiden karena kongres Amerika Serikat masih mempersyaratkan berbagai aspek bagi Puerto Rico untuk hal tersebut, sebuah perdebatan yang masih terus berlanjut hingga hari ini.

Nana menjelaskan, upaya promosi Indonesia, termasuk produk buatan tanah air di Amerika Serikat dia lakukan melalui program "3P" yang dia buat.

"Pertama adalah promoting TTI, atau Trade, Tourism and Investment. Kedua adalah promoting people to people connectivity melalui universitas dan ketiga adalah protection of Indonesia citizen, atau perlindungan WNI," jelas Nana.

Salah satu bentuk upaya Nana mengimplementasikan program 3P tersebut adalah melakukan kunjungan dengan para pemangku kepentingan di bidang ekonomi dan bisnis untuk mempromosikan diplomasi ekonomi dan perdagangan serta investasi Indonesia.

Sedangkan untuk mendorong people to people connectivity, Nana kerap melakukan kunjungan dan menjalin kerjasama dengan universitas di wilayah kerjanya.
"Kami juga mempromosikan Indonesia lewat universitas-universitas dan kami juga rajin menampilkan budaya-budaya kenaekaragaman budaya Indonesia melalui pameran," kata Nana.

"Kami menargetkan 1 tahun ada 10 universitas yang kami engage," terangnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya