Berita

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe/Net

Dunia

Lelah Bekerja, PM Shinzo Abe Dilarikan Ke Rumah Sakit

SENIN, 17 AGUSTUS 2020 | 15:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe dikabarkan berada di rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis karena kesehatannya yang menurun, diduga akibat kelelahan bekerja, khususnya selama pandemik Covid-19.

Mengutip sumber, Reuters melaporkan, Abe dijadwalkan akan pulang dari rumah sakit pada Senin (17/8) setelah selesai menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Universitas Keio, Tokyo.

Tidak dijelaskan tes apa yang diambil oleh Abe. Namun Kyodo News melaporkan itu adalah pemeriksaan rutin, di mana ia menjalani dua kali tes dalam satu tahun dengan pemeriksaan terakhir pada 13 Juni.


Nippon TV yang mengutip sumber-sumber pemerintah juga mengungkap keadaan Abe tidak mengkhawatirkan.

Hingga saat ini, kantor Abe belum memberikan komentar.

Isu mengenai kesehatan Abe menurun karena kelelahan bekerja muncul sejak pekan lalu. Ketua Panel Pajak Partai Demokrat Liberal, Akira Amari mengatakan, Abe kemungkinan mengalami kelelahan bekerja karena harus menangani wabah Covid-19.

"Saya ingin beliau istirahat," ujar Amari sembari mengatakan, Abe berpikir mengambil istirahat di tengah krisis adalah sebuah kesalahan.

Abe yang berusia 65 tahun merupakan perdana menteri terlama Jepang. Pada 2007, ia harus mengundurkan diri dari jabatannya karena berjuang dengan penyakit kolitis ulserativa.

Namun setelah menjabat kembali, Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga mengaku tidak mengira jika Abe memiliki masalah kesehatan karena selalu menjalankan tugasnya dengan lancar.

Sebuah majalah mingguan Flash mengungkap, Abe sempat mengalami muntah darah di kantornya pada 6 Juli. Namun kejadian dan laporan tersebut belum terverifikasi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya