Luis Abinader setelah dilantik menjadi presiden Republik Dominika yang baru/Net
Dalam pidato pengukuhannya, Presiden Republik Domikia yang baru, Luis Abinader, memaparkan gagasannya dalam bidang ekonomi. Ia mengumumkan enam langkah ekonomi yang akan ia terapkan untuk menghadapi dampak krisis yang disebabkan oleh pandemik Covid-19.
Langkah itu antara lain, melanjutkan program bantuan FASE, Stay at Home, dan Pa'Ti untuk sisa tahun 2020.
Abinader juga menjanjikan pemberian fasilitas perpajakan, terutama untuk perusahaan kecil dan menengah.
"Kami akan melaksanakan Program Penjaminan dan Pembiayaan yang ditujukan untuk sektor-sektor yang terkena pandemik lebih dari 100.000 juta peso," ujarnya seperti dikutip dari
Dominican Today, Minggu (16/8).
Rencana perbaikan dan konstruksi terhadap lebih dari 30.000 rumah tangga yang terdampak, akan segera dimulai. Hal itu untuk mengaktifkan kembali ekonomi lokal di seluruh negeri.
Mengenai banyaknya orang-orang yang kehilangan pekerjaan, Abinader akan memprioritaskan proyek-proyek di sektor pariwisata, industri, dan ekspor. Dengan lebih aktifnya ketiga sektor itu, kemungkinan akan terbukanya lapangan kerja baru.
"Kami akan mendorong Reserve Bank untuk memprioritaskan proyek-proyek di sektor pariwisata, industri, dan ekspor yang menciptakan lapangan kerja dan yang terhenti karena kurangnya pembiayaan," katanya, sambil menegaskan bahwa pada Senin besok ia akan mempresentasikan 24 Rencana Peluncuran Ulang Pariwisata.
"Kami akan mempresentasikan pada hari Senin 24 Rencana Peluncuran Ulang Pariwisata dengan tujuan mempromosikannya dan memulihkan masuknya pengunjung sebelum pandemik."
"Kami akan mendapatkan, melalui Bank Pertanian, pembiayaan lima miliar peso dengan tingkat bunga nol untuk penanaman baru. Dan itu akan memberikan dukungan pemasaran dan bantuan teknis untuk memastikan keamanan pangan." lanjutnya.
Republik Dominika mencatat lebih dari 31 ribu kasus aktif infeksi virus corona yang dikonfirmasi, dengan lebih dari seribu kematian.
Luis Abinader, resmi mengambil alih komando setelah ia dilantik sebagai presiden ke-67 Republik Dominika, pada Minggu (16/8).