Berita

Konsul Jenderal RI di Houston, Nana Yuliana /Net

Dunia

HUT RI Ke-75, KJRI Houston Berharap Indonesia Mampu Bangkit Tangani Pandemik

SENIN, 17 AGUSTUS 2020 | 11:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Houston menyampaikan agar semua warga Indonesia bersatu padu dalam penanganan penyebaran virus corona. Wabah yang telah menelan jutaan orang di dunia dan juga berimbas pada sektor kesehatan Indonesia ini harus disikapi dengan kerja sama yang kuat.

"Saya ingin menyampaikan mari kita sama-sama bersatu untuk melawan pandemik Covid-19 ini dengan mengikuti protokol kesehatan. Karena ini tentu juga akan berdampak pada ekonomi," kata Konsul Jenderal RI di Houston, Nana Yuliana dalam acara RMOL World View, Senin (17/8).

Nana juga berharap para petugas kesehatan bersama-sama bersatu mewujudkan Indonesia yang mampu mengatasi pandemik agar Indonesia dapat bangkit kembali.


Saat ini, Indonesia semakin dikenal dengan baik oleh orang-orang Amerika Serikat. Lewat pariwisata dan budaya, Indonesia mendapatkan tempat di hati orang AS terutama para mahasiswanya.

"Kalau masyarakat Amerika yang ada di wilayah kerja kami, alhamdulillah mereka sudah semakin mengenal Indonesia. Karena kami juga menggarap dan mempromosikan Indonesia lewat universitas-universitas," kata Nana.

Dalam acara virtual yang diselenggarakan oleh Kantor Berita Politik RMOL itu, Nana menyampaikan bahwa KJRI  Houston kerap menampilkan keanekaragaman budaya Indonesia melalui pameran dan mengikuti expo maupun juga kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di wilayah kerja.

"Jadi Insya Allah mudah-mudahan Indonesia makin dikenal dan bukan itu saja, sebagai informasi tahun 2019 itu ekspor Indonesia ke Amerika Serikat ini surplus di pihak kita. Jadi dari 27 miliar dolar AS, trade volume antara Indonesia dengan Amerika Serikat sekitar 12 miliar dolar AS, ini surplus di pihak kita.

Dan kita juga bersyukur pada pandemik Covid-19 saat ini total perdagangan kita mencapai 9,6 miliar. Alhamdulillah surplusnya juga ada di pihak kita sebanyak 4,5 miliar. Ini kita harapkan Indonesia masih bisa lead (memimpin) di sektor perdagangan dengan Amerika Serikat."

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya