Berita

Aktivis Serbia yang ikut mendukung protes Belarus atas kemenangan Lukashenko/Net

Dunia

Dukung Aksi Protes Belarus, Aktivis Serbia Desak Vucic Batalkan Pertemuan Dengan Lukashenko

SABTU, 15 AGUSTUS 2020 | 12:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para aktivis Serbia's Youth Initiative (YI) meletakkan bunga di luar kedutaan Belarus di Beograd untuk mendukung warga Belarus yang memprotes kemenangan Presiden Alexandr Lukashenko. Aktivis ini turut menyuarakan pandangannya tentang pemerintahan sang petahana.

Mereka mengatakan tidak ada persahabatan dengan Lukashenko karena dia adalah sosok yang lebih memilih mengorbankan nyawa dan kebebasan sipil untuk memerintah selamanya.

YI juga mengatakan bahwa negara-negara demokratis menganggap Belarusia "sebagai kediktatoran terakhir di Eropa," dan mengutuk apa yang mereka katakan sebagai pemilihan yang curang. Kekerasan aparat dalam menindak para pemrotes juga tak luput dari sorotan mereka yang menyebutnya sebagai tindakan brutal.


"Kami malu ketika Presiden (Aleksandar) Vucic mengatakan 'Lukashenko adalah salah satu dari sedikit teman Serbia'!" cetus para aktivis dalam YI itu.

"Persahabatan dalam hidup dan hubungan internasional adalah dibangun di atas nilai-nilai bersama, sementara kami tidak memiliki kesamaan dengan Lukashenko," tambah mereka.

Mereka juga menuntut Vucic dan pemerintahannya untuk membatalkan pertemuan yang dijadwalkan antara Vucic dan Lukashenko dan latihan militer bersama. Sebagai gantinya mereka berharap Vucic bergabung dengan inisiatif internasional di bawah kepemimpinan Uni Eropa untuk menemukan akhir yang demokratis dan damai dari krisis yang disebabkan oleh pemilihan yang dipalsukan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya