Berita

Kiriman bantuan dari Maroko ke Lebanon/Net

Dunia

Maroko Bersama Lebanon, Raja Mohammed VI Kirim Rumah Sakit Lapangan Ke Beirut

JUMAT, 07 AGUSTUS 2020 | 17:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Maroko, atas perintah tinggi Raja Mohammed VI mengirimkan bantuan medis dan kemanusiaan darurat untuk Lebanon yang baru saja mengalami peristiwa mematikan, ledakan di Pelabuhan Beirut.

Mengutip keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Jumat (7/8), salah satu bantuan yang dikirim oleh Maroko rumah sakit lapangan militer yang digunakan untuk merawat korban terluka.

Pasalnya, ledakan yang terjadi pada Selasa malam (4/8) tersebut menelan lebih dari 150 korban jiwa dan 5.000 lainnya cedera.


Selain rumah sakit, Raja Mohammed IV juga menitahkan pengiriman 100 tenaga medis, termasuk 14 dokter dengan berbagai spesialisasi, termasuk ICU, ahli bedah, ahli traumatologi, spesialis mata, spesialis luka bakar, ahli bedah saraf, dokter anak, hingga apoteker.

"Nantinya, rumah sakit lapangan tersebut bisa digunakan untuk ruang operasi, rawat inap, unit radiologi dan sterilisasi, laboratorium, serta apotek," tulis keterangan tersebut.

Bersama paket bantuan tersebut juga terdapat pasokan obat-obatan pertolongan pertama dan makanan, yang meliputi panganan pokok seperti makanan kaleng, kacang-kacangan, susu bubuk, minyak, hingga gula.

Perlengkapan seperti tenda dan selimut juga telah disediakan untuk menampung para korban yang kehilangan tempat tinggalnya.

Mengingat situasi masih dalam pandemik Covid-19, Maroko juga mengirim perlengkapan pencegahan infeksi virus corona, seperti masker, alat pelindung diri, jas hazmat, hingga pembersih tangan.

Sebelum mengirimkan bantuan, sesaat setelah ledakan, Raja Mohammed VI mengirimkan pesan belasungkawanya kepada Presiden Lebanon, Michel Aoun. Raja menegaskan bahwa Maroko akan selalu bersama Lebanon di masa-masa sulit tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya